Keistimewaan Sholat Sunnah Rawatib, Amalan Paling Dicintai Allah Jika Konsisten Dilakukan

Reporter : Arini Saadah
Sabtu, 19 Maret 2022 18:00
Keistimewaan Sholat Sunnah Rawatib, Amalan Paling Dicintai Allah Jika Konsisten Dilakukan
Menjalankan sholat sunnah rawatib akan membuat sholat fardhu lebih sempurna.

Dream – Ibadah yang wajib dikerjakan oleh umat Muslim salah satunya adalah sholat fardhu. Sholat fardhu merupakan perintah dari Allah yang diturunkan langsung kepada Nabi Muhammad Saw tanpa perantara malaikat Jibril.

Selain sholat lima waktu terdapat sholat sunnah yang menyertainya, yaitu sholat sunnah rawatib. Sholat sunnah ini menyertai setiap sholat fardhu. Artinya sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum dan sesudah sholat fardhu.

Menjalankan sholat sunnah rawatib akan membuat sholat fardhu kita lebih sempurna. Keistimewaan mengerjakan sholat sunnah rawatib juga penting diketahui. Sebab meski bukan ibadah wajib, Rasulullah SAW juga senantiasa mengerjakannya.

1 dari 5 halaman

Pembagian Sholat Sunnah Rawatib

Pembagian sholat sunnah rawatib ada dua yaitu, qabliyah dan ba’diyah. Qobliyah adalah sholat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum sholat fardhu. Sedangkan Ba'diyah adalah sholat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah sholat fardhu.

Pelaksanaan sholat sunnah rawatib bukan tanpa dasar, tapi berangkat dari hadis Rasulullah Saw.

Dari Abdullah bin Umar ra dia berkata: “ Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berupa sholat sunnat sepuluh rakaat yaitu: dua rakaat sebelum sholat zuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah sholat maghrib di rumah beliau, dua rakaat sesudah sholat isya’ di rumah beliau, dan dua rakaat sebelum sholat subuh.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sementara itu, waktu pelaksanaan sholat sunnah rawatib tersebut telah dijelaskan dalam sebuah hadits di bawah ini.

Ibnu Qudamah berkata: “ Setiap sholat sunnah rawatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu sholat fardhu hingga sholat fardhu dikerjakan, dan sholat rawatib ba’diyah waktunya dimulai dari selesainya sholat fardhu hingga berakhirnya waktu sholat fardhu tersebut.”

2 dari 5 halaman

Jenis-jenis Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah rawatib dibagi menjadi dua jenis, yaitu sholat sunnah rawatib mu'akad dan ghairu mu'akad.

1. Sholat Sunnah Rawatib Mu'akkad

Sholat sunnah rawatib mu'akkad sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Jumlah sholat sunnah rawatib mu'akkad ada 12 rakaat, yaitu:

  • 2 rakaat sebelum subuh
  • 2 atau 4 rakaat sebelum zuhur
  • 2 atau 4 rakaat sesudah zuhur
  • 2 rakaat sesudah maghrib
  • 2 rakaat sesudah isya

Hal tersebut sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh At-Tarmidzi dan An-Nasa’i berikut ini:

Dari Aisyah ra, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “ Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada sholat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum zuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah isya, dan dua rakaat sebelum subuh.” (HR. At-Tarmidzi)

2. Sholat Sunnah Rawatib Ghoiru Mu'akkad

Sementara itu, sholat sunnah rawatib ghoiru mu'akkad adalah jenis sholat sunnah rawatib yang tidak begitu ditekankan. Berikut adalah jumlah sholat sunnah ghoiru mu'akkad:

  • 2 atau 4 rakaat sebelum ashar (jika dikerjakan 4 rakaat, dikerjakan dengan 2 kali salam)
  • 2 rakaat sebelum maghrib
  • 2 rakaat sebelum isya
3 dari 5 halaman

Niat Sholat Sunnah Rawatib

Niat sholat sunnah rawatib pada dasarnya hampir sama dengan bacaan sholat fardhu. Hanya saja kamu perlu menambahkan Qobliyatan Lillahi Ta’ala (jika dikerjakan sebelum shalat fardhu) di akhir niat atau Ba’diyatan Lillahi Ta’ala (jika dikerjakan sesudah shalat fardhu).

Jika mengerjakan tata cara sholat sunnah sebelum sholat subuh, maka bacaannya menjadi:

Ushallii sunnatash shubhi rak’ataini qabliy-yatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Aku (niat) shalat sunat qabliyyah subuh 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

Kemudian, jika mengerjakan sholat sunnah rawatib setelah shalat isya, maka bacaannya menjadi:

Ushallii sunnatal ‘isyaa’i rak’ataini ba’diy-yatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Aku (niat) shalat sunat ba’diyyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

4 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Sunnah Rawatib

Berikut tata cara sholat sunnah rawatib yang perlu diketahui:

  1. Membaca Niat.
  2. Takbiratul Ihram.
  3. Membaca doa Iftitah.
  4. Membaca Surat al-Fatihah.
  5. Membaca Surat Pendek, diutamakan Surah Al-Kaafirun dan Al-Ikhlas.
  6. Ruku dengan tumaninah.
  7. Itidal dengan tumaninah.
  8. Sujud dengan tumaninah.
  9. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.
  10. Sujud kedua dengan tumaninah.
  11. Duduk tasyahud akhir.
  12. Membaca Tasyahud Akhir.
  13. Salam
5 dari 5 halaman

Keistimewaan Sholat Sunnah Rawatib

Sholat sunnah yang menyertai sholat fardhu ini memiliki keistimewaan yang luar biasa. Disebutkan dalam salah satu hadis, bahwa siapapun melaksanakan sholat sunnah rawatib dengan konsisten maka Allah membangunkan rumah baginya di surga.

Sebagaimana hadis dari Ummu Habibah ra, Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“ Seorang muslim yang melakukan sholat sunnah yang bukan wajib, karena Allah (sebanyak) dua belas rakaat dalam setiap hari, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.” (Kemudian) Ummu Habibah ra berkata, “ Setelah aku mendengar hadits ini aku tidak pernah meninggalkan sholat-sholat tersebut.”

Selain itu, sholat sunnah rawatib yang dikerjakan secara konsisten menjadi amalan ibadah yang paling dicintai oleh Allah Swt.

Sebagaimana hadis, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ Amal (ibadah) yang paling dicintai Allah Ta’ala adalah amal yang paling kontinyu dikerjakan meskipun sedikit.”

Bisa diambil kesimpulan dari hadis di atas, jika Sahabat Dream konsisten mengerjakan sholat sunnah rawatib akan mendapatkan pahala yang luar biasa, termasuk dipersiapkan baginya sebuah rumah di surga dan semakin dekat dengan Allah karena menjalankan ibadah yang paling dicintai oleh-Nya.

Beri Komentar