Ilustrasi
Dream - Merebut pasangan (suami atau istri) orang lain, sama halnya dengan merampas sesuatu yang bukan haknya. Ditambah lagi, hal itu dapat menyakiti perasaan orang lain.
Dalam Islam memang tidak dikenal istilah karma. Namun ada istilah doktrin sebab-akibat.
Para pelaku kejahatan akan mendapat siksa atas dosanya, dan yang berbuat baik akan mendapat pahala.
Demikian pula mereka yang melakukan tindakan merebut pasangan orang lain. Mereka akan bertanggung jawab memikul segala akibat perbuatannya dan mendapatkan ganjarannya.
Selengkapnya baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh