Istiqamah Hafal Alquran, Pasien Kanker Stadium 4 Sembuh Total

Reporter : Sugiono
Sabtu, 7 April 2018 13:00
Istiqamah Hafal Alquran, Pasien Kanker Stadium 4 Sembuh Total
Ayahnya meyakinkan dia bahwa di balik bacaan Alquran terdapat obat yang dapat menyembuhkan penyakit.

Dream - Ajaib. Seorang penghafal Alquran atau hafiz yang didiagnosis menderita kanker dinyatakan sembuh. Kejadian tersebut mengejutkan publik karena dia benar-benar pulih dari penyakit yang sulit disembuhkan itu.

Muhammad Amin Muadzam, 18 tahun, didiagnosa menderita kanker darah stadium empat ketika remaja itu hanya tinggal 10 juz lagi untuk mendapatkan gelar hafiz.

Awalnya, sulung dari enam bersaudara itu mengalami batuk biasa. Tetapi seiring waktu bagian lehernya mulai membengkak sampai Muhammad Amin tidak bisa berjalan.

Setelah diperiksa, dokter memberi tahu bahwa dia menderita kanker darah stadium empat. Akibat pemberitahuan tersebut, pemuda Serawak, Malaysia, itu sempat berhenti dari kegiatannya karena merasa putus asa dan ingin menyerah.

Ayahnya, yang juga seorang radiografer di Rumah Sakit Umum Sarawak (HUS), terus memberikan dukungan dan dorongan agar Muhammad Amin tidak menyerah.

Muhammad Amin diminta untuk melanjutkan aktivitasnya membaca Alquran. Ayahnya meyakinkan Muhammad Amin bahwa di balik bacaan Alquran terdapat obat yang dapat menyembuhkan penyakit.

" Saya pegang nasihat dan kata-kata ayah saya. Setiap kali saya kesakitan akibat kemoterapi, saya mencari Alquran dan istiqamah dalam menghafal meskipun sambil berbaring di tempat tidur.

" Alhamdulillah, saya tidak rugi istikamah menghafal Alquran. Sekitar dua tahun lalu, para ahli kanker menegaskan saya sepenuhnya pulih dari penyakit itu," katanya kepada Harian Metro.

Murid Madrasah Darul Ulum Islamiah, Kuching, ini mewakili negara bagian Sarawak untuk kategori hafalan satu hingga tiga puluh juz dalam Majlis Tilawah dan Hafazan Alquran Peringkat Kebangsaan (MTHQK) 1429H/2018 yang diadakan di Kompleks Islam Putrajaya.

Selain Muhammad Amin, adik bungsu laki-lakinya, Muhammad Adli, 12 tahun, juga mewakili Sarawak dan menjadi peserta termuda dalam kategori satu hingga dua puluh juz.

Muhammad Amin mulai belajar menghafal Alquran sejak ia berusia tujuh tahun dan berhasil menghafal 30 juz tahun lalu.

(Sumber: Mynewshub.cc

Beri Komentar
Potret Aktifitas Prisia Nasution Saat Jelajahi Alam