Kaidah Syariat Penggantian Lafal Azan Agar Sholat di Rumah

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 16 Maret 2020 17:24
Kaidah Syariat Penggantian Lafal Azan Agar Sholat di Rumah
Apakah lafal azan sudah pakem sehingga tidak boleh diubah?

Dream - Akhir pekan lalu, berita mengenai muazin yang terbata melantunkan azan menyedot perhatian publik. Muazin tersebut mengubah lafal 'hayya alash sholah' atau 'mari kita sholat' dengan 'shollu fi rihalikum' atau sholatlah kalian di rumah.

Muazin tersebut kemudian melanjutkan azan dengan terbata. Terdengar suaranya seperti menahan tangis.

Pengubahan lafal azan tersebut dilakukan setelah Kementerian Awqaf Kuwait mengeluarkan keputusan menghentikan sholat Jumat dan sholat jemaah di masjid untuk sementara waktu. Ini sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona.

Mungkin, ada yang menilai hal ini aneh lantaran lafal azan sudah pakem atau tidak boleh diubah. Apakah benar demikian?

1 dari 6 halaman

Dasar Riwayat

Dikutip dari Bincang Syariah, pengubahan lafal azan ternyata pernah terjadi di zaman Rasulullah Muhammad SAW. Bahkan perintah tersebut datang dari Rasulullah sendiri.

Fakta itu terkuak dalam riwayat Imam Muslim dan Imam Abu Daud.

Dari Abdullah bin Al Harits dari Abdullah bin Anas berkata kepada muazinnya pada hari penghujan, " Apabila engkau telah selesai mengumandangkan asyhadu alla ilaha illallah asyhadu anna muhammadan rasulullah, maka janganlah mengucapkan hayya alas sholah (mari kita sholat), ucapkanlah shollu fi buyutikum (sholatlah kalian di rumahmu)." Maka sebagian manusia (sahabat) seolah-olah mengingkari hal itu, maka Abdullah bin Abbas berkata, " Kamu heran dengan hal ini? Padahal ini sudah dikerjakan oleh seorang yang jauh lebih dari saya yaitu Nabi SAW., sesungguhnya Beliau SAW adalah kepastian, dan saya kurang suka menyuruh keluar rumah sehingga kamu berjalan di tanah becek dan berlumpur."

 

2 dari 6 halaman

Ketentuan Dalam Syariat

Dalam riwayat lain, disebutkan kalimat 'ala shollu fir rihal' (sholatlah kalian di rumah). Riwayat ini muncul berkaitan dengan musim dingin dan angin kencang di masa Rasulullah SAW.

Bahkan sholat boleh dibatalkan dan diulang jika terjadi bencana atau serangan wabah secara mendadak. Pakar fikih kontemporer, Syeikh Wahbah Al Zuhaili membahas hal ini dalam kitabnya Al Fiqh Al Islami wa Adillatuh.

" Dan memungkinkan mengulang sholat tersebut setelah pembatalan karena pemenuhan kewajiban terhadap Allah didasarkan pada kelonggaran."

Sehingga, pengubahan lafal azan bukanlah hal yang diada-adakan melainkan dibolehkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini juga berkaitan dengan kaidah Ushul Fikih 'al hajatu tanzilu manzilatad dlarurah' (kebutuhan mendesak itu dapat menduduki posisi darurat).

Sumber: Bincang Syariah.

3 dari 6 halaman

Amalan Mencegah Tertular Virus Corona dari Ustaz Yusuf Mansur

Dream - Wabah penyakit sudah ada sejak dulu kala. Bahkan ketika di masa Rasulullah Muhammad SAW.

Ada banyak petuah yang diajarkan Rasulullah SAW. Termasuk pula mengenai perintah untuk isolasi ketika wabah melanda suatu negeri.

Indonesia saat ini sedang dilanda pandemik virus corona. Hingga saat ini, ada 117 kasus terkonfirmasi dengan 104 pasien dalam perawatan, delapan orang dinyatakan sembuh dan lima lainnya meninggal dunia.

Tentu, virus corona punya kemungkinan untuk menular para orang yang sehat. Sehingga, kita dianjurkan untuk menjaga kesehatan.

Agar terhindar dari infeksi virus corona, Ustaz Yusuf Mansur punya amalan yang bisa dicontoh. Amalan ini salah satu upaya pencegahan selain langkah fisik seperti rajin olahraga dan makan makanan bergizi.

" Supaya terhindar dari corona, dan semua keburukan, kejahatan, kebangkrutan, kerugian, kehancuran, kebinasaan, kehinaan, penyakit, virus-virus, bala, musibah, bencana, dan segala yang dianggap nggak enak, menyakitkan, melelahkan, menghinakan, merugikan, mengecewakan, menjatuhkan, dan lain-lain kejahatan dan keburukan,"  tulis Ustaz Yusuf di akun Instagramnya, @yusufmansurnew.

 

4 dari 6 halaman

Ini Amalannya, Lakukan Tiga Kali Tiap Pagi dan Sore

Dalam unggahannya, Ustaz Yusuf memajang doa perlindungan dari sakit dan bahaya. Disarankan doa ini dibaca sebanyak tiga kali setiap pagi dan sore.

      View this post on Instagram

Baca 3x di pagi dan di sore hari. Sekeluarga ya. Dan sama kwn2. . . Spy terhindar dari CORONA... Dan semua keburukan, kejahatan, kebangkrutan, kerugian, kehancuran, kebinasaan, kehinaan, penyakit, virus2, bala, musibah, bencana... Dan segala yg dianggep ga enak, menyakitkan, melelahkan, menghinakan, merugikan, mengecewakan, menjatuhkan, dll kejahatan dan keburukan... . . Ingatkan selalu yaaa... Agar selalu membaca... Pagi sore... . . Sekalian 3x al Ikhlas, 3x al Falaq, 3x an Naas. Pagi sore. Rutinin. Sip. Aman dah.

A post shared by Yusuf Mansur (@yusufmansurnew) on

" Ingatkan selalu ya, agar selalu membaca, pagi sore,"  tulis Ustaz Yusuf.

Amalan tersebut dilengkapi dengan membaca tiga surat pendek dalam Alquran.

" Sekalian 3x Al Ikhlas, 3x Al Falaq, 3x An Naas. Pagi sore. Rutinin. Sip. Aman dah,"  kata Ustaz Yusuf.

5 dari 6 halaman

Doa Memohon Perlindungan Diri dari Penyakit dan Bahaya

Dream - Sakit bisa datang kapan saja meski kita sudah mengantisipasinya. Penyakit tentu membuat tubuh kita melemah.

Seperti sakit disebabkan virus yang saat ini sedang menyebar di dunia. Sampai membuat banyak manusia panik.

Dunia mengenalinya sebagai virus corona Covid-19. Virus ini menyebabkan sakit cukup parah, salah satunya pneumonia.

Banyak juga pasien yang terjangkiti virus ini meninggal dalam perawatan. Suatu kondisi yang berbahaya.

Agar terhindar dari bahaya penyakit parah, dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Imam Abu Dawud, diamalkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

6 dari 6 halaman

Doa Mohon Perlindungan

 Doa Perlindungan© Dream.co.id

Bismillahil ladzi la yadlurru ma'asmihi syai'un fil ardli wa la fis samai wa huwas sami'ul 'alim.

Artinya,

" Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui."

Beri Komentar