Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Khalifah Umar bin Khattab terkenal sebagai pribadi yang tegas. Dia menegakkan syariat Islam tanpa pandang bulu.
Akibatnya, tidak ada satupun umat Islam yang berani bermaksiat. Karena ketika ketahuan oleh Khalifah Umar, hukuman berat bakal dijatuhkan.
Tetapi, ada satu peristiwa saat Khalifah Umar tak berkutik. Padahal, dia berniat beramar maruf nahi munkar.
Suatu malam, Khalifah Umar melaksanakan ronda keliling kota. Dia ingin memastikan tidak ada kejahatan di malam tersebut.
Tiba di dekat sebuah rumah, Khalifah Umar mendengar ada suara orang bernyanyi. Suara itu membuatnya penasaran.
Khalifah Umar kemudian memutuskan memanjat pagar rumah itu, lalu menguping. Sesaat kemudian, Khalifah Umar masuk ke dalam rumah itu dan mendapati pria pemilik rumah duduk bersama seorang wanita serta ada botol arak di dekatnya.
Seketika, Khalifah Umar berkata, " Wahai musuh Allah, apakah kau kira Allah akan menutupi keburukanmu?"
" Wahai Amirul Mukminin, engkau jangan sembarangan menuduh," kata pria itu.
Pria itu mengaku sebenarnya dia hanya melakukan satu dosa dan meminta Khalifah Umar menghukumnya. Tetapi, dia mengingatkan Khalifah Umar sebenarnya telah melakukan tiga dosa.
" Allah Ta’ala berfirman 'Dan janganlah mencari-cari keburukan orang lain' (QS Al Hujurat ayat 12). Dan engkau telah mencari-cari keburukanku, maka bagimu satu dosa. Dan Allah berfirman pula 'Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya' (QS. Al Baqarah ayat 189). Dan engkau telah memanjat dinding rumahku dari belakang, maka bagimu satu dosa. Firman-Nya yang lain 'Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.' (QS. An Nuur ayat 27). Dan engkau telah memasuki rumahku tanpa seizinku serta engkau tidak mengucapkan salam, maka bagimu satu dosa," kata pria itu.
Khalifah Umar tertegun mendengar ucapan pria tersebut.
" Adakah kebaikan bagi dirimu jika aku memaafkanmu?" kata Khalifah Umar.
" Demi Allah, wahai Amirul Mukminin, aku tidak akan mengulangi perbuatanku selama-lamanya, jika engkau memaafkanku," kata pria itu.
Khalifah Umar pun memaafkan pria itu. Sejenak kemudian, Khalifah Umar pergi dari rumah tersebut.
Sumber: Islami.co
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya