Ilustrasi
Dream - Ada banyak cara yang Allah berikan pada hambanya untuk menuju jalan kebenaran. Temasuk menjalani agama yang dipercayai sebelumnya.
Seiring berjalannya waktu ada sebuah pelajaran hidup akan kebenaran yang menenangkan batin. Berbagai penolakan terutama dari dialami saat memutuskan untuk memeluk Islam sebagai pedoman dalam hiduupnya. Orangtuanya murka. Apalagi saat dirinya menjadi mubaligh.
Begitulah sekelumit perjalanan pria yang telah meluncurkan sebuah buku " Mengapa saya masuk Islam & mengakui Muhammad sebagai Rasul Allah SWT" ini telah menemukan kebahagiaan dalam islam.
Penasaran dengan kisahnya? Yuk simak kisahnya Baca di sini (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: 10 Tanda Kecanduan Film Kisah Kyai Kondang Kecopetan di Semarang Hukum Gunduli Kepala dalam Islam Habiskan `Pensiun` di Laut, Nenek Habiskan Rp 2 Miliar/Tahun Nama-nama yang `Tidak Disarankan` dalam Islam
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya