Ilustrasi (kathmandu.regency.hyatt.com)
Dream – “ Semoga bahagia dan banyak anak”. Itulah yang jamak kita dengar dari para tamu kepada pasangan pengantin. Doa itu terdengar baik. Namun tahukah Anda bahwa Nabi Muhammad melarang ucapan itu?
Kisah itu terjadi pada pernikahan Aqil bin Abu Thalib. Dalam pernikahan itu, ada tamu yang memberikan ucapan selamat kepada Uqail. “ Bir rofa`'i wa al banin” yang artinya Semoga kamu mendapat barakah, menyatu dan banyak anak.
Mendapat ucapan itu, Uqail merasa gusar. Dia teringat pesan Nabi Muhammad yang melarang ucapan tersebut. Rasulullah bersabda:
“ Katakanlah 'Semoga Allah memberi barakah kepada kalian berdua baik saat suka maupun duka, dan memberi barakah kepadamu di alam pernikahan.” [HR. Ahmad]
Lantas, mengapa Rasul melarang ucapan “ Semoga bahagia dan banyak anak”? Baca penjelasannya di tautan berikut ini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi [crosslink_1]
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Ceramide, Filaggrin, dan Niacinamide untuk Kulit Sensitif: Apa Fungsinya?

Skin Barrier Rusak pada Kulit Eksim: Tanda, Penyebab, dan Cara Merawatnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara