Kelas 1 SD Diejek Tak Bisa Baca, Kini Jadi Dosen di Usia Muda

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Selasa, 31 Agustus 2021 11:47
Kelas 1 SD Diejek Tak Bisa Baca, Kini Jadi Dosen di Usia Muda
Bahkan bisa lulus S1 dan S2 full beasiswa.

Dream – Seperti cerita di film atau sinetron, seorang pemuda yang menjadi korban perundungan saat duduk di bangku Sekolah Dasar membuktikan kesuksesan hidupnya. Sempat disebut bodoh karena tak bisa membaca, bocah kecil itu menjelma menjadi seorang dosen. 

Harus diakui perundungan di masa sekolah memang masih banyak terjadi. Sesuatu yang dianggap candaan berupa ejekan ternyata bisa meninggalkan bekas yang mendalam kepada korban. Beruntung mereka yang bisa bangkit dan membuktikan semua ejekan tersebut tidak benar.

Kepercayaan diri inilah yang kembali bangkit dalam sebuah cerita yang diunggah pemilik akun TikTok @alano_1010 ini. Dia mengaku menjadi korban perundungan saat duduk di bangku SD kelas 1.

Tak menyebutkan siapa pihak yang merundungnya, pemilik akun ini mengaku pernah dilempar batu karena dianggap bodoh ketika tak bisa membaca. 

 

Untuk mengetahui kisah selengkapnya, berikut sebagaimana telah dilansir oleh Dream melalui akun TikTok @alano_1010.

1 dari 6 halaman

Dibully Sejak SD

Dibully Sejak SD© TikTok @alano_1010

Melalui sebuah video yang dibagikan oleh akun TikTok @alano_1010, seorang pria menceritakan masa kecilnya yang dilalui dengan banyak perundungan. Saat masih duduk di bangku SD, ia pernah dilempar batu karena dianggap bodoh tidak bisa membaca.

Kelas 1 SD dilempar pakai batu karena bodoh gak bisa membaca,” tulis keterangan di video tersebut.

Karena mendapatkan perlakukan buruk dalam waktu yang lama semasa di SD, pria ini memutuskan untuk pindah sekolah. Dan ia pun bisa bertahan di sekolah SD yang baru tersebut selama lima tahun.

Pindah sekolah karena kena bully di SD lama,” tulis di video.

Bertahan 5 tahun di SD yang baru,” tambahnya.

2 dari 6 halaman

Kembali Berlanjut di SMP

Saat naik ke bangku SMP, perlakuan buruk kembali diterima oleh si pria. Kali ini perundungan bahkan sampai ke tingkat body shamming. Dia diejek karena posisi giginya yang maju.

Ketika SMP adalah bully an yg paling menyakitkan. Salah satunya adalah karena gigi maju,” tulis di video.

Belajar Giat untuk Masuk SNMPTN© TikTok @alano_1010

Setelah menamatkan sekolah SMP-nya, pria ini pun bertekad untuk belajar dengan giat agar nanti bisa lulus mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Ketika SMA belajar yang giat agar bisa lulus SNMPTN dan dapet beasiswa,” tulis di video.

3 dari 6 halaman

Mulai Jatuh Cinta tapi Ditolak

Namun, di masa-masa remajanya itulah, di mana ia juga sedang merasakan rasanya jatuh cinta, namun tak sesuai dengan apa yang ia harapkan. Ia menyukai seorang wanita, tetapi justru malah ditolak oleh wanita tersebut.

Pernah ditolak cewek juga,” tulis di video dengan emotikon menangis.

Salah Jurusan Kuliah© TikTok @alano_1010

Dalam video tersebut, akhirnya pria ini pun berhasil masuk ke perguruan tinggi.

 

4 dari 6 halaman

Sempat Salah Jurusan Kuliah

Namun ternyata ia masih menemui masalah di jenjang pendidikannya tersebut. Si pria merasa sudah salah memilih jurusan kuliah yang membuat IPK-nya tergolong rendah.

Meski begitu, ia tidak menyerah begitu saja. Ia tetap berusaha keras untuk belajar agar bisa melanjutkan pendidikan S2 dengan beasiswa lagi.

Ketika S1 pernah merasa salah jurusan sehingga IP pernah 2,27. Namun tetap usaha terus agar bisa S2 dengan beasiswa lagi,” tulis di video.

Dan usaha kerasnya pun akhirnya membuahkan hasil. Ia mampu menamatkan kuliah S1 dan S2 dengan beasiswa penuh.

“ Lulus S1 dlm 3 thn 5 bln

 Lulus S2 dlm 1 thn 5 bln

 S1 + S2 = 4,8 tahun

 Full Beasiswa,” tulis di video.

 

5 dari 6 halaman

Jadi Dosen di Usia 22 Tahun

Jadi Dosen di Usia 22 Tahun© TikTok @alano_1010

Setelah berhasil menamatkan jenjang kuliah S1 dan S2-nya dalam waktu singkat, pria ini pun akhirnya menjadi dosen di usia yang tergolong masih muda, yakni usia 22 tahun. Bahkan penampilannya saat ini pun tampak keren layaknya remaja-remaja kekinian.

Jadi Dosen pada Usia 22 tahun,” tulis keterangan di video.

Ia pun kini sudah meninggalkan rasa tidak percaya dirinya di masa lalu dan berubah menjadi orang yang lebih percaya diri. Bahkan ia juga memberikan motivasi kepada orang lain, terutama yang mendapat perlakuan sama seperti di masa kecilnya dulu, agar lebih bersemangat.

Tetap semangat dan percaya diri ya. Jangan down jika dibully. Jadikan cambukan untuk menjadi lebih baik lagi,” tulisnya di video.

 

6 dari 6 halaman

Beragam Komentar Warganet

Salah Satu Komentar Warganet© TikTok @alano_1010

Tak sedikit dari warganet yang ikutan bangga sekaligus termotivasi dengan pria tersebut. Hingga saat ini diketahui sudah ada 600 ribu lebih like dan 18 ribu lebih komentar yang diberikan warganet.

YANG BULLY UDAH JADI APA TUHH, UPSSS,” tulis rqtwwjba_

Orang pada hebat2 yaa perjuangan bikin salut, malu sama diri sendiri yg pemales,” tulis Ohvelly

“ kereeen si kamuu, semoga bisa jadi contoh buat nga menyerah dg keadaan,” tulis cancer

“ KEREN BGTTTTTTT,” tulis andin

Dri sini belajar untuk tidak menyepelekan seseorang,” tulis Citraa

Percayalah kalo pernah dibully,, disitulah jiwa jiwa akan glow up,,” tulis Imama06.

Beri Komentar