Meninggal karena Sakit Perut, Mati Syahid?

Reporter : Puri Yuanita
Minggu, 3 April 2016 18:03
Meninggal karena Sakit Perut, Mati Syahid?
Meskipun mereka tidak mati di medan jihad, namun mereka mendapatkan pahala syahid karena mati dalam kondisi menanggung derita sakit.

Dream - Ternyata, ada orang-orang yang diberi 'bonus' pahala syahid oleh Allah SWT, meskipun mereka tidak pernah terlibat di medan perang. Para ulama menyebutnya 'syahid akhirat'.

Nabi Muhammad SAW menyebutkan daftar mereka, seperti dalam hadis dari Jabir bin Atik, bahwa Nabi SAW bertanya kepada para sahabatnya,

" Siapa orang yang kalian sanggap mati syahid?"

" Mereka yang terbunuh di jalan Allah," jawab para sahabat.

Selanjutnya Nabi SAW menyebutkan,

" Orang yang mati syahid – selain yang terbunuh di jalan Allah – ada tujuh, mati karena penyakit Tha’un, syahid, mati karena tenggelam, syahid, mati karena sakit tulang rusuk, syahid, mati karena sakit di dalam perut, syahid, mati karena terbakar, syahid, mati karena tertimpa bangunan (benturan keras), syahid, dan wanita yang mati karena mengandung (atau melahirkan), syahid." (HR. Abu Dawud 3111, dishahihkan al-Albani).

Mengapa mereka mendapat pahala syahid?

Meskipun mereka tidak mati di medan jihad, namun mereka mendapatkan pahala syahid karena mati dalam kondisi menanggung derita sakit. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengutip keterangan Ibnu Tin,

" Ibnu Tin mengatakan, semua kejadian kematian di atas, deritanya sangat berat. Sehingga Allah memberikan keistimewaan bagi umat Muhammad SAW, dengan menjadikan semua penderitaan itu sebagai penghapus dosanya, dan tambahan pahala untuknya, yang mengantarkan mereka sampai pada derajat orang yang mati syahid. (Fathul Bari, 6/44)

Selengkapnya baca di sini.    

Beri Komentar