Nama Ahok Jadi Nama Spesies Cicak Baru

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 9 Januari 2018 13:42
Ditemukan secara tak sengaja.

Dream - Kala sebagai pemimpin, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kerap menuai sorotan karena kebijakannya. Mantan Bupati Belitung Timur itu kerap banyak membuat terobosan.

Baru-baru ini di Jurnal Zootaxa nama Ahok muncul. Tapi, bukan sebagai politikus. Nama belakang Ahok, Purnama digunakan sebagai nama latin cicak spesies baru yang ditemukan tim peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Awal Riyanto, Amir Hamidy, Irvan Sidik dan Danny Gunalen.

" Cicak (spesies) baru tersebut diberi nama Cnemaspis purnamai," kata Amir, kepada Dream, Senin, 8 Januari 2018.

Amir mengatakan penamaan itu tidak ada kepentingan politis, maupun bersinggungan dengan isu-isu lainnya. Penamaan itu murni karena Ahok merupakan sosok dari Belitung Timur yang dikenal banyak orang.

" Penamaan itu juga hak penemu (spesies). Selain itu untuk memberi penghormatan untuk tokoh Belitung Timur, Pak Ahok," ucap dia.

 Cicak Ahok

Amir mengatakan cicak Ahok masuk dalam cicak batu genus Cnemaspis Strauch. Dia menduga cicak Ahok ini termasuk hewan endemik Pulau Belitung Timur.

" Kemungkinan karena posisi Pulau Belitung yang berada diantara Kalimantan dan Sumatera," kata dia.

Cicak Ahok ini ditemukan pada Maret 2017. Saat itu, Amir dan Sidik sedang mengeksplorasi hutan di Desa Burong Mandi.

" Jadi nggak sengaja. Malam-malam pakai headlamp, nemu," kata dia.

Cicak Ahok ditemukan di onggokan batu granit. Cicak itu memiliki panjang dari moncong hingga kloaka mencapai 5 centimeter.

Amir mengatakan, perbedaan morfologis spesies ini dengan kerabatnya terletak pada jumlah sisik postmental, pola sisik dan warna.

Dengan ditemukannya cicak Ahok ini, anggota marga Cnemaspis bertambah menjadi 132 spesies. 18 spesies tersebut diantaranya terdapat di Indonesia.

Berita-berita lain terkait Ahok, klik halaman berikutnya.. 

(ism) 

2 dari 4 halaman
Beri Komentar
Sonia Wibisino & Reisa Broto Asmoro Bagi Tips Jaga Kesehatan Anak