Sabar Dipoligami, Ini yang Terjadi Setelah 20 Tahun Meninggal

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 21 Juni 2016 04:15
Sabar Dipoligami, Ini yang Terjadi Setelah 20 Tahun Meninggal
Liang lahat yang tergali itu ternyata agak miring, tidak seperti biasanya. Karena miring, galian itu pun mengenai sebuah makam tua disampingnya.

Dream - Kisah nyata ini terjadi di sebuah desa, kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Ustaz Rofiul Fata menceritakannya saat ceramah tarawih tentang sabar.

Suatu hari, penggali kubur yang tengah menyiapkan liang lahat untuk warga yang baru saja meninggal dikejutkan dengan kejadian aneh.

Semula, ia menggali tanah seperti biasa. Namun, liang lahat yang tergali itu ternyata agak miring, tidak seperti biasanya.

Karena miring, galian itu pun mengenai sebuah makam tua di sampingnya. Alangkah terkejutnya sang penggali makam, terlihat kain kafan dari makam tua itu.

Warnanya masih putih, seperti baru dimakamkan beberapa hari. Jenazah di dalamnya juga masih berisi, seperti tubuh yang masih utuh.

Khawatir terjadi apa-apa, ia tutup kembali jenazah itu agar tidak kelihatan. Dan setelah jenazah yang baru dikebumikan di liang lahat yang ia gali, barulah ia mencari informasi jenazah siapakah yang masih utuh tersebut.

Makam itu...

1 dari 4 halaman

Jenazahnya Masih...

Akhirnya ia mendapatkan informasi valid. Makam tua di samping makam baru tadi ternyata berusia 20 tahun. Jenazah yang dikebumikan di situ adalah seorang wanita.

Apa keistimewaan wanita tersebut sehingga jenazahnya masih utuh? Itulah misteri yang ingin diketahuinya.

" Ibu itu sangat sabar," demikian informasi yang akhirnya berhasil ia himpun.

" Kesabarannya yang paling besar menurut warga adalah saat suaminya menikah lagi. Ia sabar dipoligami dengan seorang wanita yang merupakan saingannya di pasar" .

Rupanya, wanita itu adalah seorang pedagang di pasar. Di pasar yang sama, ada wanita pedagang lain yang sama-sama dagangannya laris sehingga mereka pun terlibat dalam persaingan bisnis.

Kesabarannya benar-benar diuji saat suaminya..

2 dari 4 halaman

Benar-benar Diuji

Sang suami ingin menikah lagi. Dan yang dipilih sebagai istri kedua adalah wanita pedagang saingan istri pertama.

" Dipoligami saja, tidak semua wanita siap. Apalagi dipoligami dengan wanita saingan bisnis. Bagaimana melipatgandakan kesabaran agar yang semula saingan bisa menjadi saudara dalam satu keluarga. Benar-benar kesabaran tingkat tinggi" .

Katakanlah, “ Wahai hamba-hambaKu yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.” Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas. (QS. Az Zumar: 10).

Wallahu a'lam

Ulasan selengkapnya klik di sini.

 

3 dari 4 halaman

Jerit Wanita Dipoligami: Hari Ini Terakhir Bergelar Istri

Dream - Ini kisah seorang istri yang diam-diam dipoligami oleh sang suami. Perempuan berinisial QZ itu merasa dikhianati dan meluapkan kekecewaannya di media sosial.

Beberapa waktu lalu, QZ melabrak sang suami yang tengah duduk di pelaminan, bersanding dengan wanita lain. Di tengah pesta itu, QZ meluapkan kekecewaan kepada suami yang baru 3 bulan menikah dengannya itu.

Aksi labrak perempuan asal Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia, ini menjadi viral. Dibincangkan banyak pengguna media sosial. [Baca selengkapnya: Diam-diam Poligami, Suami Dilabrak Istri Pertama di Pelaminan]

Dan setelah kisah itu tersebar, QZ mengunggah isi hatinya ke Facebook. Tak hanya dengan curahan isi hati, QZ juga mengunggah foto-foto pernikahannya dulu. Hari-hari bahagia dengan suami yang telah mencari madu itu.

QZ menulis saat-saat pernikahannya yang baru seumur jagung. Kala itu, sang ayah sangat berat melepaskan anak gadisnya.

Namun, namanya hidup, ada saatnya perpisahan. Sang ayah dengan berat hati melepaskan QZ kepada lelaki untuk dinikahi, dan belakangan “ berkhianat” atas cintanya. “ SUMPAH, So far ini yg paling sedih,” demikian tulis QZ.

© facebook

Pada bagian lain, QZ juga menulis saat-saat bahagia: akad nikah. Dia menggambarkan betapa kegembiraan meruap dari majelis pernikahannya. Gaun pengantin, diberi selamat rekan dan kerabat, dan bersanding dengan lelaki pujaan. Bak raja dan ratu seharian.

Dalam postingan itu, QZ juga menulis lafaz ijab kabul yang diucapkan oleh suaminya itu. “ ALHAMDULLILAH. Dengan sekali lafaz aku sah menjadi isteri. Allahuakbar, air mata tanpa aku sedar mngalir tanpa henti. Kegembiraan tak dapat di ungkap dengan kata2.

Saat suami memandang wajah aku dgn linangan air mata dlm hati aku berkata " betul ke dia suami aku betul ke kami akn hdp mati bersama lepas ni,” tulis QZ dalam postingan yang diberi judul `Aku Terima Nikahnya` itu.

QZ mengaku terpaksa merelakan sang suami menikah dengan perempuan lain. Dalam “ keterpaksaan” itu, QZ merelakan sang suami untuk wanita lain.

Hari terakhir bergelar ISTERI.. Hati. Belajar lah untuk melupa kan seseorg. Mata. Jika ad sesuatu yg boleh menitis kan air mata, pejam kan lah dan tahan lah air mata dr mngalir..

4 dari 4 halaman

`Suami Poligami, Apa Aku Sanggup? `

Dream - Wanita mana yang mau suaminya berbagi hati dengan wanita lain. Wanita mana yang sanggup mengikhlaskan hati, merelakan diri ketika suami tak lagi berdiam diri dalam satu atap namun berpindah ke atap lainnya.

Muslimah yang cantik, Allah memang tidak pernah melarang pria untuk berpoligami atau memiliki istri lebih dari satu. Rifa merupakan muslimah yang memiliki keluarga harmonis dan bahagia. Suami dan anak-anaknya begitu sangat menyayanginya.

Suatu hari saat Rifa membuka sebuah jejraing sosial facebook. Dia mendapati sebuah tulisan mengenai kisah poligami. Mulanya ia ragu untuk membaca isi tulisan itu. Kata demi kata diawal tulisan itu sangat membuat Rifa merasa marah, karena istri dianggap mengekang suaminya untuk tidak berpoligami.

Rifa semakin larut dalam kisah tulisan itu, ia semakin menyadari masih ada sisi positif dari poligami. Selama ini hanya sisi negatif yang dipandang banyak orang. Ibadah, ibadah dan ibadah. Hal itu yang Rifa simpulkan dari poligami.

Saat sore Rifa bersama suaminya duduk bersama sambil menikmati senja menyambut malam.

" Ayah pernahkah kamu berpikir untuk berpoligami?" Tanya Rifa.

" Apa aku harus menjawab pertanyaanmu? Aku hanya ingin ke surga bersama satu istri dan anak-anakku," kata suami.

Penasaran dengan kisah Rifa? Yuk simak kisah selengkapnya di sini Baca di sini (Ism)

 

Beri Komentar