Tafsir Surah Al Insyirah, Di Setiap Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 5 Januari 2021 15:05
Tafsir Surah Al Insyirah, Di Setiap Kesulitan Pasti Ada Kemudahan
Untuk mengatasi persoalan hidup yang menyesakkan dada, kita bisa membaca surat-surat pendek untuk menenagkan hati, salah satunya membaca surah Al Insyirah selepas sholat fardhu.

Dream – Manusia hidup tak lepas dari ujian dan cobaan. Seringkali manusia dihadapkan dengan musibah yang datang silih berganti.

Ujian sering dianggap sebagai hal yang negatif. Ujian diberikan oleh Allah dalam bentuk yang beragam, seperti kebahagiaan, harta melimpah, jabatan tinggi, keluarga, dan lain sebagainya.

Maka dari itu manusia yang diberi ujian kemudian meresponnya dengan persepsi yang baik akan melahirkan kebaikan pula, begitupula sebaliknya.

Untuk mengatasi persoalan hidup yang menyesakkan dada, kita bisa membaca surat-surat pendek untuk menenagkan hati. Di antaranya adaalah membaca surah Al Insyirah selepas sholat fardhu.

Surah Al Insyirah terdirid dari delapan ayat, yang menegaskan bahwa Allah memberikan nikmat dan ujian kepada manusia secara bergantian. Allah Swt menjanjikan bahwa di setipa kesulitan pasi ada kemudahan yang menyertainya.

Lebih jelasnya berikut tafsir surah Al Insyirah disertai bacaannya, seperti dilansir dari Bincang Syariah.

1 dari 3 halaman

Tafsir Surah Al Insyirah

Ilustrasi© Pixabay

Disebut surah Al Insyirah atau Alam Nasyrah karena surah ini pada mulanya diturunkan untuk memberikan kelapangan hati Rasulullah Saw akan beban berat sebagai utusan Allah Swt. Surah ini menjadi pelipur lara tatkala Nabi Saw mengalami halangan rintangan saat berdakwah ke seluruh penjuru Arab.

Surah Al Insyirah ini dialamatkan kepada Rasulullah Saw, tak terkecuali juga untuk umatnya. Surah Al Insyirah terdiri dari dua bagian, pertama mengingatkan akan anugerah Allah dan pertolongan-Nya kepada Rasulullah Saw. Bagian kedua adalah pengajaran tentang suatu sebab.

Pada ayat keempat, Surah Al Insyirah berisi firman ‘inna ma’al ‘usri yusra, diulang dua kali dalam dalam surah ini. Ini termasuk ayat yang menguraikan tentang anugerah Allah Swt.

2 dari 3 halaman

Tafsir Selanjutnya

Kitab Al Mu’jam al Mufahras li Alfaadz Al Quran, Muhammad Fuad ‘Abd al Baqi menjelaskan kata al ‘usr dalam al Quran terulang sebanyak 4 kali, dalam berbagai bentuk derivasinya 12 kali. Kata yusr terulang sebanyak 6 kali, tiga diantaranya beriringan secara langsung dengan ‘usr. Sedangkan kata yusr dengan berbagai derivasinya disebut sebanyak 44 kali.

Ilustrasi© freepik.com

Dalam tafsir Al Azhar, Hamka menjelaskan bahwa sempit karena susah akan dilapangkan dadanya oleh Allah. Lapang dada di sini sebagai ungkapan fikiran yang sempit.

Jadi secara umum sesungguhnya jika ada kesulitan yang menimpa umat manusia, maka ia pasti datang satu paket dengan kemudahannya. Hanya orang yang berprasangka baik kepada Allah yang akan memahami hal tersebut. Allah telah melapangkan dada Rasulullah Saw dengan cahaya Islam sehingga dadanya menjadi sempit dari kebatilan.

Surah Al Insyirah mengandung pelajaran yang bisa diambil salah satunya bahwa setiap orang pasti mengalami kesulitan, dan setiap kesulitan pasti satu paket dengan kemudahan. Di sinilah manusia diajarkan Al Quran untuk meneladani sikap Rasulullah Saw dalam menghadapi kesulitan, yaitu selalu optimis menyelesaikan berbagai ujian dalam hidup.

3 dari 3 halaman

Bunyi Surah Al Insyirah

Dilansir dari quran.kemenag.go.id, berikut bunyi surah Al Insyirah ayat 1-8 lengkap dengan latin dan terjemahannya.

Ilustrasi© dream.co.id

Alam nasyrah laka sadrak

Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?

 

Ilustrasi© dream.co.id

Wa wada’na ‘anka-wizrak

dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu,

 

Ilustrasi© dream.co.id

Alladzi an-qada dzahrak

yang memberatkan punggungmu,

 

Ilustrasi© dream.co.id

Wa rafa’na laka dzikrak

dan Kami tinggikan sebutan (namamu) bagimu.

 

Ilustrasi© dream.co.id

Fa inna ma’al ‘usri yusraa

Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.

 

Ilustrasi© dream.co.id

Inna ma’al ‘usri yusraa

Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan,

 

Ilustrasi© dream.co.id

Fa idza faraghta-fansab

Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).

 

Ilustrasi© dream.co.id

Wa ilaa rabbika farghab

Dan Hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.

Beri Komentar