Tradisi Muslim Bangladesh Makan 'Pivaju' Saat Ramadan

Reporter : Ayik
Jumat, 3 Juli 2015 12:31
Tradisi Muslim Bangladesh Makan 'Pivaju' Saat Ramadan
Tradisi lain yang digelar di Bangladesh selama bulan Ramadhan adalah festival jajanan yang digelar di pinggir jalan raya dan lapangan.

Dream - Rakyat Bangladesh sangat antusias menyambut Bulan Suci Ramadaan. Sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Ramadaan disambut sangat spesial. Kalau Anda datang ke Bangladesh pada bulan Ramadan maka akan merasakan atmosfir yang sama ketika terbangun pada waktu sahur.

Seperti halnya di Indonesia yang terdengar aneka macam bunyi-bunyian untuk membangunkan orang sahur. Di Bangladesh setiap lelaki berbagai usia turun ke jalan dengan membawa alat musik yang akan ditabuh mengiringi nyanyian untuk membangunkan orang pada waktu sahur.

Musik qosidah dan lagu-lagu religi lebih banyak dipilih oleh rakyat Bangladesh untuk ritual tersebut. Anak-anak, tua-muda bergembira turun ke jalan, menyusuri jalan-jalan perumahan dan gang-gang kecil sambil tidak berhenti berdendang. Mereka rela bangun lebih awal dan keluar rumah di malam yang masih gelap gulita. Tradisi ini terus diturunkan dari masa ke masa, sejak 150 tahun yang lalu.

Namun saat ini di kalangan pemuda Bangladesh sudah banyak yang meninggalkan tradisi ini. Kalangan tua khawatir tradisi ini akan punah di masa yang akan datang karena tidak ada lagi yang mau melestarikannya.

Tradisi lain yang digelar di Bangladesh selama bulan Ramadhan adalah festival jajanan yang di gelar di pinggir jalan raya dan lapangan. Dijual aneka macam jus buah-buahan yang menyegarkan.

Makanan paling populer untuk disantap waktu buka puasa adalah Pivaju, yaitu sejenis kacang yang dicampur dengan bumbu bawang dan bubuk kacang.

Penasaran dengan kisah muslim di Bangladesh? Yuk selengkapnya Baca di sini 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Beri Komentar