Tugas Besar Seorang Reporter Arus Mudik Lebaran

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 10 Juli 2015 12:45
Tugas Besar Seorang Reporter Arus Mudik Lebaran
Mulai H-7 sampai dengan H+7, para reporter dari berbagai stasiun televisi hingga media cetak akan melakukan reportase arus mudik.

Dream - Lebaran dan Idul Fitri, lekat hubungannya dengan arus mudik dan arus balik para perantau menuju kampung halamannya. Ketika jutaan orang bergembira menyambut datangnya hari istimewa tersebut, para reporter arus mudik memulai tugas besarnya.

Mulai H-7 sampai dengan H+7, para reporter dari berbagai stasiun televisi hingga media cetak akan melakukan reportase perkembangan arus mudik langsung dari jalan. Apa saja tugas yang diemban reporter tersebut?

Melaporkan Kondisi Arus Mudik

Jalanan yang dipenuhi pemudik merupakan santapan liputan reporter. Biasanya setiap jam wajah reporter tersebut akan muncul di layar kaca melaksanakan kewajibannya. Kehadiran mereka sangat membantu pemudik yang akan berangkat atau sedang memantau situasi jalanan, jalur mana yang lancar dan jalur mana yang macet.

Siaga Breaking News

Arus mudik dan arus balik tidak sedikit diwarnai kejadian luar biasa. Reporter tersebut harus siap siaga melaporkan siaran langsung kondisi di lapangan untuk memberi peringatan bagi para pemudik sekaligus memberi informasi pada keluarga pemudik yang menunggu di rumah.

Sesekali di antara reportase memantau kemacetan dan kondisi jalur mudik, mereka juga meliput kuliner dan situasi unik di lokasi. Tidak jarang kisah-kisah unik petugas yang memantau arus mudik pun jadi sasaran. Bagaimana para petugas bekerja, juga bagaimana mereka mengatasi kerinduannya pada keluarga ketika takbir mulai dikumandangkan.

Memang tugas besar seorang reporter arus mudik selain memberikan liputan juga mengatasi rindu yang membuncah di dada pada keluarga. Rela berpanas-panas di jalan, juga memberikan laporan saat hujan datang, buka puasa di tempat seadanya, sahur pun jauh dari riangnya tawa yang tersayang.

Beruntung teknologi komunikasi Smartfren telah memberikan layanan 4G untuk kelancaran berkomunikasi. Didukung jaringan backbone yang telah dibangun, para reporter arus mudik bisa melakukan video call ke keluarga di kampung halaman dengan lancar tepat di hari lebaran.

Kamu juga bisa berbagi cerita kepedulian pada mereka yang tidak bisa merasakan berlebaran di dekat keluarga tersayang bersama Smartfren #GoRamadhan. Cerita terbaik akan mendapatkan kejutan istimewa dari Smartfren di bulan suci ini. Mari berbagi keberuntungan bersama Smarfren di www.smartfren.com/goramadhan. (Advetorial)

Beri Komentar