Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo

Politik | Rabu, 21 Oktober 2026 17:59

Reporter : Okti Nur

Dalam dua tahun pemerintahan, Prabowo Subianto delapan kali merombak Kabinet Merah Putih. Perubahan mencakup pergantian menteri, pergeseran jabatan, hingga penataan posisi strategis di pemerintahan da

DREAM.CO.ID - Dua tahun, delapan kali reshuffle. Itulah salah satu potret Kabinet Merah Putih. Sejak mengumumkan susunan kabinet pada 20 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto tercatat sudah delapan kali merombaknya.

Saat pertama kali diumumkan, kabinet ini punya 48 menteri. Rinciannya, 7 menteri koordinator dan 41 menteri teknis. Selain itu, ada 5 pejabat setingkat menteri atau kepala badan. Wakil menteri ada 56 orang.

Prabowo pertama kali melakukan reshuffle pada 19 Februari 2025. Itu baru empat bulan setelah susunan Kabinet Merah Putih diumumkan. Menteri pertama yang dicopot adalah Satryo Soemantri Brodjonegoro, berposisi sebagai Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek). Posisinya diganti Brian Yuliarto.

Pada 8 September 2025, Prabowo kembali melakukan reshuffle. Ini perombakan ke dua Kabinet Merah Putih. Dalam reshuffle kali ini, Prabowo memberhentikan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan serta Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.

Prabowo juga mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding dengan Mukhtarudin, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dengan Ferry Juliantono.

Saat itu Prabowo juga melantik Menteri Haji dan Umrah Mohchamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak.

Reshuffle ketiga dilakukan pada 17 September 2025. Saat itu, Prabowo mengisi posisi Menko Polkam yang kosong dengan Djamari Chaniago, dan Menpora dengan Erick Thohir. Saat itu Prabowo juga melantik Wamenaker Afriansyah Noor, Wamenhut Rohmat Marzuki, Wamenkop Farida Faricha.

Pejabat lain yang dilantik dalam perombakan ketiga Kabinet Merah Putih adalah Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya, Wakil Kepala BGN Naniek S Dayang, Kepala LKPP Sarah Sadiqa, Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri Ahmad Dofiri, dan Kepala KSP Muhammad Qodari.

Reshuffle keempat pada 8 Oktober 2025. Saat itu Prabowo melantik Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan, dan Asisten Khusus Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar. Prabowo juga membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dengan Ketuanya Velix Vernando Wanggai;

Reshuffle kelima terjadi pada 27 April 2026. Prabowo melantik Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.

Selain itu, Prabowo melantik Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Kading, dan melantik Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Mohammad Qodari. Mengganti Kepala Staf Presiden Mohammad Qodari dengan Dudung Abdurachman.

Reshuffle keenam dilakukan pada 14 September 2026. Saat itu, hanya satu menteri yang diganti. Prabowo mencopot Purbaya dan menempatkan Suahasil Nazara pada posisi Menteri Keuangan.

Pada 1 Oktober 2026, Prabowo melakukan reshuffle ketujuh. Ada 16 posisi yang diubah, mulai dari menteri koordinator, menteri teknis, wakil menteri, hingga Kapolri.

Prabowo juga melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya Suyudi mengemban jabatan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Proses pergantian Kapolri ini cukup singkat. Prabowo mengirim surat ke DPR pada 30 September 2026. Pada 1 Oktober pagi, Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Siang hari dilantik menjadi Kapolri.

Pada hari itu pula Prabowo melantik Listyo Sigit sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung, yang ditunjuk menjadi Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago.

Selain itu, Prabowo menggeser posisi Sugiono dari Menteri Luar Negeri ke Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, menggantikan Pratikno.

Posisi Menlu kemudian diisi Arrmanatha Nasir. Sedangkan Pratikno kemudian menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.

Prabowo juga melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Sejak itu Bahlil rangkap jabatan. Prabowo juga melantik Sekjen Partai Golkar sebagai Menteri Perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Terbaru, reshuffle dilakukan pada 15 Oktober 2026. Pada perombakan kedelapan ini, Prabowo melantik Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan empat wakil menteri.

Marsekal TNI Yusuf Jauhari dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

Jenderal TNI Richard Tampubolon dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.

Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, dan Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Selain itu, Prabowo juga melantik Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Pada 2 Oktober itu pula, Prabowo menukar posisi dua jenderal TNI AD. Jenderal Tandyo Budi Revita yang semula menjabat Wakil Panglima TNI dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Maruli Simanjuntak yang digeser ke posisi Wakil Panglima TNI.

Sampaikan Terimakasih

Setelah berulang kali bongkar-pasang itu, pada hari ini, Rabu 21 Oktober 2026, Prabowo menyampaikan apresiasi untuk kinerja jajarannya. Bagi Prabowo, yang terpenting bagi sebuah tim adalah kerja sama.

“Daripada banyak orang cemerlang dan brilian tapi tidak bisa kerja sama, lebih baik orang yang biasa-biasa saja tapi bisa bekerja sama dengan baik. Itu pelajaran ribuan tahun peradaban manusia,” ucap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta.

Dalam rapat itu, Prabowo mengatakan bahwa jajarannya sudah bekerja sangat keras dalam dua tahun ini.

“Saya sebagai pemimpin saudara-saudara, saya sebagai yang diberi mandat oleh rakyat, saya merasa bahwa saudara-saudara sebagai pembantu-pembantu inti saya dalam menjalankan tugas untuk bangsa dan rakyat saya merasa bahwa saudara-saudara telah bekerja dengan sangat keras,” tutur dia.

Menurut Prabowo, anggota kabinet telah memberi apa yang bisa dipersembahkan. Dia juga menilai kinerja kabinetnya cukup membanggakan.

“Saya ingin ucapkan terima kasih atas kekompakan teamwork yang saudara-saudara tunjukkan selama 2 tahun ini,” ujar Prabowo.

{NATIVE VIDEO TOP}
Join Dream.co.id