Survei Poltracking: Gerindra Unggul Jika Pemilu Hari Ini, PDIP Konsisten Turun
© 2026 Surat Suara Pemilu (Instagram @bawasluri)
Reporter : Okti Nur
Survei Poltracking juga memotret tren elektabilitas partai sejak Oktober 2025.
DREAM.CO.ID - Survei Poltracking Indonesia menunjukkan Gerindra menjadi partai dengan elektabilitas paling tinggi saat ini. Partai besutan Prabowo Subianto itu mengalahkan tingkat keterpilihan PDI Perjuangan (PDIP) dan Golkar.
“Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen masih unggul dibanding partai-partai lainnya, partai yang mendukung pemerintahan saat ini,” kata Yoki Alvetro, saat memaparkan hasil survei, Rabu 23 September 2026.
PDI Perjuangan berada di posisi kedua dengan elektabilitas 11,6 persen. Posisi berikutnya adalah Golkar dengan 10,4 persen. “Ini merupakan tiga partai politik yang teratas pada pengukuran kami,” imbuh Yoki
Di bawah ketiga partai itu, ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 6,2 persen, Demokrat 6,1 persen, Nasdem 4,4 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 3,3 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,3 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,9 persen, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,6 persen.
“Inilah temuan inti dari pada rilis kita pada hari ini yaitu elektabilitas dari partai politik,” imbuh Yoki.
Survei ini dilakukan pada periode 14-20 Agustus 2026 menggunakan metode sampel multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung terhadap 1.220 responden, warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih. Margin of error jajak pendapat ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tren PDIP Terus Turun
Survei itu juga memotret tren elektoral partai sejak akhir tahun lalu. Pada Oktober 2025, elektabilitas Gerindra 24,1 persen. Angka itu naik pada Maret 2026 menjadi 26,1 persen, pada Mei 2026 turun menjadi 25,9 persen, Juli 2026 turun lagi menjadi 23,5 persen, dan menjadi 23,2 persen pada Agustus 2026.
Sementara, elektabilitas PDI Perjuangan cenderung konsisten turun. Pada Oktober 2025, elektabilitas PDIP 15,7 persen, Maret 2026 turun menjadi 15,4 persen, Mei 2026 turun menjadi 14,4 persen, Juli 2026 menjadi 12,3 persen, dan Agustus 2026 turun lagi menjadi 11,6 persen.
Partai Golkar, pada Oktober 2025 elektabilitasnya 9,5 persen, pada Maret 2026 turun menjadi 9 persen, Mei 2026 naik sedikit menjadi 9,2 persen, Juli 2026 melonjak menjadi 11,4 persen, dan Agustus 2026 turun menjadi 10,4 persen.
Sedangkan, elektabilitas PKB pada Oktober 2025 mencapai 8,4 persen, pada Maret 2026 turun menjadi 8,1 persen, Mei 2026 naik menjadi 8,5 persen, Juli 2026 kembali naik menjadi 9,8 persen, dan Agustus 2026 drop ke 6,2 persen.
Kemudian Partai Demokrat, elektabilitas Opada Oktober 2025 5,4 persen, Maret 2026 naik menjadi 5,6 persen, Mei 2026 naik lagi menjadi 6,1 persen, Juli 2026 naik menjadi 6,9 persen, dan Agustus 2026 menjadi 6,1 persen.