Terlalu Banyak Cahaya di Malam Hari Bisa Diam-diam Mengubah Jantung

Reporter : Abidah
Rabu, 23 September 2026 10:00
Terlalu Banyak Cahaya di Malam Hari Bisa Diam-diam Mengubah Jantung
Kegelapan pada malam hari mungkin menjadi salah satu bagian sederhana dari kebiasaan menjaga kesehatan jantung.

DREAM.CO.ID - Bayangkan kamar tidur yang tidak pernah benar-benar gelap. Lampu jalan masuk melalui celah tirai, layar ponsel menyala di samping bantal, sementara lampu kecil dari televisi atau perangkat elektronik tetap berkedip sepanjang malam. Kebiasaan yang tampak sepele ini mungkin bukan hanya mengganggu kualitas tidur. Penelitian terbaru menemukan bahwa paparan cahaya pada malam hari berkaitan dengan perubahan struktur dan fungsi jantung.

Studi terhadap lebih dari 11.000 orang menemukan bahwa mereka yang terpapar cahaya malam lebih tinggi mengalami penebalan dinding jantung dan tanda-tanda awal penurunan fungsi jantung. Temuan tersebut dipublikasikan pada 9 September 2026 dalam European Heart Journal, seperti dilansir European Society of Cardiology.

Penelitian yang dipimpin Professor Lu Qi dari Tulane University, Amerika Serikat, menggunakan data 11.071 peserta UK Biobank. Para peserta mengenakan sensor cahaya di pergelangan tangan selama tujuh hari untuk mengukur paparan cahaya pada malam hari. Sekitar tiga tahun kemudian, mereka menjalani pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) jantung untuk melihat struktur sekaligus kemampuan jantung bekerja.

Peneliti kemudian membandingkan orang yang mengalami paparan cahaya malam lebih dari tiga lux dengan mereka yang hampir tidak terpapar cahaya. Hasilnya menunjukkan perbedaan pada beberapa bagian jantung.

Pada kelompok dengan paparan cahaya lebih tinggi, dinding ventrikel kiri, salah satu ruang utama jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, terlihat lebih tebal. Penebalan tersebut membuat ruang di dalam bilik jantung menjadi lebih sempit. Pemeriksaan juga menunjukkan otot jantung menjadi kurang fleksibel ketika berdenyut.

Perubahan tidak hanya ditemukan pada ventrikel kiri. Para peneliti juga melihat perubahan pada ventrikel kanan dan atrium kiri. Menurut Qi, rangkaian perubahan tersebut merupakan bentuk cardiac remodeling, yakni perubahan struktur dan fungsi jantung yang biasanya muncul sebagai respons terhadap tekanan atau cedera kronis.

“ Polusi udara baru diketahui sebagai faktor risiko baru bagi penyakit kardiovaskular,” kata Qi. Ia menilai pengurangan paparan cahaya pada malam hari dapat dipertimbangkan sebagai salah satu strategi untuk membantu mencegah penyakit jantung.

1 dari 1 halaman

Meski demikian, penelitian ini menunjukkan hubungan antara paparan cahaya malam dan perubahan jantung, bukan membuktikan bahwa cahaya malam secara langsung menyebabkan kerusakan jantung. Namun, hasil tersebut menambah bukti mengenai dampak lingkungan malam yang semakin terang terhadap kesehatan manusia.

Temuan ini juga mendapat perhatian dari Professor Thomas Münzel dari University Medical Center Mainz, Jerman, dan koleganya dalam editorial yang menyertai penelitian. Mereka menyarankan dokter mulai menanyakan lingkungan tidur pasien, terutama mereka yang mengalami gagal jantung atau fibrilasi atrium. Faktor yang perlu diperhatikan antara lain tingkat kegelapan kamar, kebiasaan bekerja malam, serta penggunaan layar setelah matahari terbenam.

Langkah untuk mengurangi paparan cahaya malam sebenarnya sederhana. Kamar dapat dibuat lebih gelap dengan tirai penghalang cahaya, lampu tidur dapat menggunakan pencahayaan yang lebih hangat dan redup, sedangkan lampu indikator kecil pada perangkat elektronik bisa ditutup. Di tingkat perkotaan, penggunaan lampu jalan yang lebih terarah, spektrum cahaya yang lebih hangat, serta sistem pencahayaan yang diredupkan atau aktif berdasarkan gerakan juga dapat membantu mengurangi polusi cahaya.

Dengan demikian, menjaga kamar tetap gelap bukan sekadar soal menciptakan suasana tidur yang nyaman. Jika temuan ini dikonfirmasi oleh penelitian berikutnya, kegelapan pada malam hari mungkin menjadi salah satu bagian sederhana dari kebiasaan menjaga kesehatan jantung.

Beri Komentar