Berdiri 5 Jam Sehari, Honor SPG GIIAS Ternyata Menggiurkan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 3 Agustus 2018 16:15
Berdiri 5 Jam Sehari, Honor SPG GIIAS Ternyata Menggiurkan
Honor SPG GIIAS 2018 itu hanya untuk satu hari!

Dream – Sosok Sales Promotion Girls (SPG) tak bisa dipisahkan dalam setiap penjualan produk, terutama di acara pameran. Jika tak ada SPG di acara pameran, rasanya hambar bagai sayur tanpa garam.

Di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, ratusan SPG cantik bersanding di samping produk mobil yang dipamerkan.

Selain menawarkan barang dagangan, SPG juga kerap menjadi sasaran pemburu foto yang ingin mengabadikan gambar mobil atau produk lainnya.

Tapi jangan remehkan pekerjaan mereka. Selain kemampuan berpromosi, para SPG juga dituntut punya fisik mumpuni. Bagaimana tidak, selama pameran mareka harus berdiri atara 5-6 enam jam untuk menawarkan barang dagangannya.

Dengan pekerjaan berat itu, berapa sebetulnya honor yang diterima para SPG di GIIAS 2018?

1 dari 3 halaman

Bisa Tembus Rp2 Juta per Hari

 SPB di GIIAS

Meskipun berdiri dalam waktu lama, seorang SPG di GIIAS 2018 ternyata mendapatkan bayaran yang sangat lumayan. Boleh dibilang, menggiurkan.

Seorang SPG di both Suzuki Mobil, mengaku mendapat honor lumayan besar. Dia mendapat upah Rp1,15 juta untuk berdiri selama lima jam.

“ Enak, sih, bayarannya gede. Saya dapat Rp1,15 juta lima jam. Dikali saja sampai tanggal 11 (11 Agustus 2018),” kata SPG yang enggan menyebutkan namanya itu.

Wanita ini mengatakan rata-rata SPG selama pameran GIIAS ini berusia 18 tahun—25 tahun. Dia sendiri menikmati pekerjaannya karena bayarannya cukup tinggi daripada harus bekerja di kantor.

“ Kalau kantoran, kan, per bulan. Kalau acara begini, beberapa hari sudah dapat sebulan kantoran,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Bagian Nggak Enaknya

 SPG Both Yamaha

Setiap pekerjaan pasti punya risiko, baik pekerjaan yang bergaji tinggi maupun yang bergaji rendah. Risiko ini juga ada di pekerjaan sebagai seorang SPG.

SPG lainnya, Sany, mengaku ingin keluar dari pekerjaan sebagai seorang SPG. Hal ini disebabkan oleh banyak orang yang menggodanya ketika bekerja.

“ Nggak enaknya, sih, sering digodain, sih,” kata dia.

3 dari 3 halaman

Ada yang Macam-macam, Tinggal Lapor

 SPG Both Suzuki

Walaupun sering digoda, Sany tidak terlalu khawatir. Kalau ada yang macam-macam, dia cukup melaporkan kepada bosnya.

“ Kalau ada yang sampai macam-macam, kami lapor, sih,” kata dia. 

(Sah)

Beri Komentar
Summer Style 2019