Apakah Memakai Bahan Alami Lebih Baik untuk Mengatasi Jerawat?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 13 Desember 2021 18:13
Apakah Memakai Bahan Alami Lebih Baik untuk Mengatasi Jerawat?
Ini faktanya.

Dream – Ketika ingin mengatasi masalah kulit, bahan alami seringkali menjadi rekomendasi utama. Seperti halnya pemakaian jeruk nipis dengan kandungan asam sitrat atau bahan alami lainnya yang diklaim mampu mengatasi jerawat.

Padahal, pemakaian bahan alami tidak selamanya baik untuk kesehatan kulit. Bahkan, kondisi kulitmu bisa semakin parah jika kamu menggunakan bahan alami tanpa pengawasan dokter kulit.

Dermatovenerologis, Dia Febrina, pun menjelaskan bahwa pemakaian bahan alami pada kulit tidak sama dengan mengonsumsinya sebagai asupan.

" Kulit kita itu enggak sama kaya perut ya, sebagai contoh tempokin air perasan lemon di muka sama kamu minum air lemon terus nyampe perut mu itu akan beda hasil dan efek sampingnya," ujarnya dalam salah satu unggahan.

1 dari 4 halaman

Itu artinya, mengaplikasikan bahan alami pada kulit tidak selamanya akan terserap dan menargetkan area yang bermasalah. Sehingga, pemakaiannya bisa saja kurang efektif dan justru memperburuk kondisi kulit.

Memakai Lemon untuk Perawatan Kulit© Shutterstock

Dia juga menjelaskan bahwa produk alami seperti lemon, bawang, dan madu dapat memicu serta memperburuk jerawat. Pemakaian bahan alami bisa menyebabkan acne cosmetica.

Kondisi tersebut memiliki ditandai dengan munculnya komedo yang bertambah banyak dan parahnya jerawat. " Saran saya ada baiknya kita lebih bijak, bila perlu konsultasi terlebih dahulu sebelum bertindak" . Kamu juga bisa memakai produk yang ditujukan untuk kulit berjerawat agar lebih efektif dan aman ketika ingin mengatasinya.

2 dari 4 halaman

Ketahui Penyebab Utama Kemunculan Jerawat Saat Menstruasi Tidak Lancar

Dream - Jerawat seringkali dikaitkan dengan siklus menstruasi. Munculnya jerawat sebelum, saat, atau setelah menstruasi, dianggap sangat wajar. Padahal, munculnya jerawat belum tentu bisa dibiarkan. Apalagi, jika siklus menstruasi tidak teratur.

Dermatologis, Dia Febrina, mengungkapkan bahwa jerawat yang muncul saat siklus menstruasi kurang teratur bisa menjadi pertanda hyperandrogenism atau kadar hormon seks pria (testosteron) berlebih pada wanita.

4 Manfaat Minyak Alpukat untuk Kecantikan

Memiliki Jerawat© Shutterstock

Selain munculnya jerawat dan siklus menstruasi kurang teratur, biasanya penderita hiperandrogenism juga memiliki rambut halus pada tubuh, kulit berminyak, serta mengalami kebotakan.

Wanita dengan kondisi ini juga bisa mengalami peningkatan libido, berkurangnya ukuran payudara, dan suara menjadi lebih dalam seperti laki-laki.

Jika kamu mengalaminya, segera konsultasikan kondisimu ke dokter kandungan atau dermatologis untuk bisa memperlancar siklus menstruasi serta mencegah munculnya jerawat maupun beruntusan.

3 dari 4 halaman

Hati-hati Jika Ada Benjolan di Ketiak, Bisa Jerawat atau Gejala Penyakit Lebih Parah

Dream – Jerawat tidak hanya terjadi pada wajah, tapi juga bagian tubuh lainnya. Salah satu yang cukup mengganggu adalah ketika muncul jerawat di bagian ketiak. Namun hati-hati jangan asal menyebut bintik merah di bagian tubuh ini sebagai jerawat.

Ada kalanya, kita juga melihat benjolan di bagian ketiak yang ternyata bukan jerawat. BIasanya benjolan ini terasa sakit dan muncul dalam waktu yang lebih lama daripada jerawat biasa.

Tips Melakukan Eyelash Extension Agar Lebih Aman untuk Bulu Mata

Tutorial Gaya Rambut Beach Waves ala Jisoo Blackpink, Mudah dan Bisa Tampil Maksimal

Menurut Dermatologis, Arthur Simon, benjolan yang terjadi sesekali bisa jadi hanya merupakan peradangan pada kelenjar rambut akibat iritasi. Kondisi tersebut bisa jadi hanya merupakan jerawat atau bisul yang lama kelamaan akan menghilang dengan sendirinya.

Tapi jika sering terjadi, sebaiknya kamu mulai waspada dengan kondisi kulitmu.

4 dari 4 halaman

Komplikasi yang Lebih Parah

Masalah Pada Kulit Ketiak© Shutterstock

" Soalnya bisa jadi kamu mengalami yang namanya Hidradenitis Suppurativa," tulisnya dalam unggahan di Instagram @dokterkulitkucom. Oleh karena itu, dia menyarankan untuk berkonsultasi pada dermatologis untuk memastikan kondisi kulitmu.

Trik Membuat Lipatan Pada Kelopak Agar Mata Terlihat Lebih Bulat dan Besar

Pengantin Indonesia Coba Gaya Riasan Korea Bikin Warganet Puji Skill MUA Lokal

Apalagi, kondisi kulit tersebut umum menyebabkan bekas luka di bawah kulit. Periksalah lipatan tubuh yang berpotensi mengalami Hidradenitis Suppurativa seperti selangkangan dan ketiak. Lalu, konsultasi dengan dermatologis jika sering mendapati benjolan yang terasa sakit di area tersebut.

Mengutip laman Halodoc.com, Hidradentis suppurativa adalah suatu kelainan pada area kulit yang memiliki rambut dan kelenjar keringat. Penyakit ini diawali dengan suatu benjolan kecil sebesar kacang di area pergesekan kulit, seperti ketiak atau lipat paha, yang terasa nyeri atau berisi nanah.

Selanjutnya, saluran nanah terbentuk di bawah permukaan kulit, yang disebut dengan saluran sinus. Saluran sinus menghubungkan area-area benjolan, sehingga memperluas infeksi dan peradangan yang terjadi.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi, antara lain:

  • Pembengkakan daerah lain di sekitar area yang terkena, misalnya jika hidradenitis suppurativa terjadi di ketiak, lengan dapat ikut membengkak, akibat dari hambatan aliran cairan getah bening.
  • Gangguan fungsi ginjal dan anemia akibat infeksi kronis.
  • Depresi.
  • Nyeri sendi dan radang sendi.
  • Kanker kulit, yang dapat dipicu oleh hidradenitis suppurativa yang parah.

(Sah, Laporan: Siti Sarah Al Hafizd)

Beri Komentar