Hanya Bisa Nangis, Dokter Perlihatkan Bahaya Mengerikan Krim Pemutih Abal-abal

Reporter : Sugiono
Jumat, 14 Februari 2020 13:46
Hanya Bisa Nangis, Dokter Perlihatkan Bahaya Mengerikan Krim Pemutih Abal-abal
Kata dokter, efek memakai kriim pemutih abal-abal pada kulit tidak bisa hilang.

Dream - Setiap wanita pasti ingin memiliki kulit putih dan bersih. Penampilan itu diyakini bisa membuat seseorang tak perlu lagi pusing memikirkan pakaian yang akan dikenakan.

Ada juga anggapan pemilik kulit putih lebih mudah mendapat pekerjaan dan kekasih dibandingkan mereka yang berkulit gelap.

Keyakinan terhadap mitos tersebut membuat banyak wanita rela melakukan program pemutihan kulit. Mulai perawatan bertarif murah hingga termahal akan mereka kejar demi mimpinya itu.

Dari beragam metode yang ada, cara paling murah memutihkan kulit ini adalah dengan membeli krim pemutih kulit yang banyak dijual di toko online.

 Bikin Merinding, Dokter Ungkap Bahaya Mengerikan Krim Pemutih Abal-abal© MEN

Efek mengerikan pemakian krim pemutih dicampur steroid. (Foto: Instagram @drmita.spkk)

Sayangnya, tidak semua krim pemutih kulit yang dijual bebas itu cocok dan aman digunakan untuk kulit.

Alih-alih kulit putih dan mulus, kamu mungkin akan mendapatkan kulit yang rusak akibat pemakaian krim pemutih abal-abal.

Salah satu kasus pemakaian krim pemutih abal-abal dibagikan oleh dokter Listya Paramita, Sp.KK di akun Instagram @drmita.spkk.

1 dari 5 halaman

Kedatangan Pasien Korban Krim Pemutih Abal-abal

Postingan dokter Listya soal pasiennya yang menjadi korban krim pemutih abal-abal menjadi viral pada 12 Februari 2020 kemarin.

Siang itu, dokter spesialis kulit dan kelamin ini kedatangan pasien yang mengeluhkan munculnya gurat merah di kulit setelah memakai krim pemutih yang dibeli secara online.

" Siang tadi kedatangan pasien, Masuk ruang periksa.. 'Sy tau dokter Mita dari instagram.. sy ada keluhan persis kayak yang dokter share di IG.. kulit muncul gurat merah setelah pakai lotion pemutih.. beli online..'," tulis dokter Listya.

Gurat merah seperti stretch mark itu tidak hanya muncul di satu tempat, tapi hampir merata di lengan dan paha juga.

 

2 dari 5 halaman

Kulit Hancur Akibat Krim Pemutih Abal-abal

" 'Muncul di lengan.. di paha juga ada.. Kulit saya hancur dok, rusak'," kata dokter Listya menirukan keluhan sang pasien.

Dokter Listya juga memperlihatkan foto-foto penampakan kondisi kulit pasiennya yang rusak. Di foto jelas terlihat seluruh area lengan, paha, dan kaki sang pasien dipenuhi dengan stretch mark.

" Itu kaki bagian depan.. begitu dicek bagian belakang, sungguh udah pengen nangissss bangettttt. Sumpah jahat bangettttt buat yang jualan produk ya g ngerusak kulit kayak gini," ujar dokter Listya.

3 dari 5 halaman

Krim Pemutih Dicampur Steroid

Menurut dokter Listya, efek stretch mark pada kulit pasien itu akibat pemakaian krim pemutih palsu yang dicampur dengan steroid.

Dia menambahkan tidak ada bahan aktif lain yang bisa membuat kulit pasiennya rusak selain steroid yang sengaja dimasukkan ke dalam krim pemutih.

" Gak ada bahan aktif lain yang bisa bikin kayak gini, satu-satunya ya penyalahgunaan steroid. Lotion diisi steroid di dalamnya," katanya.

Dokter Listya pun mengungkapkan rasa geramnya dengan orang-orang yang tega melakukan pemalsuan krim pemutih ini.

" Pertanyaannya, siapakah ORANG YANG SOK IDE BANGET BIKIN LOTION DICAMPURI STEROID?????? PENJAHAT!!!" tulis dokter Listya.

4 dari 5 halaman

Noda Stretch Mark Tidak Bisa Hilang

Namun yang lebih bertambah miris adalah penjelasan dokter Listya yang menyebut bahwa noda stretch mark setelah memakai krim pemutih abal-abal itu tidak bisa hilang.

" Kalo udah gini tinggal nangis doang sih... gak akan bisa pulih sampai kapanpun. Tidak bisa hilang total seolah-olah gak pernah terjadi apa-apa," katanya.

Menurut dokter Listya, kulit pasiennya tidak akan bisa mulus seperti sedia kala, karena tetap ada bekas atau jejaknya.

" Yang bisa dilakukan: menyamarkan, memperbaiki tampilan, memperbaiki jaringan kulitnya, tapi tidak bisa hilang total," jelas dokter Listya.

5 dari 5 halaman

Tips Terhindar dari Krim Pemutih Abal-abal

Di akhir postingannya, dokter Listya membagikan tips agar tidak tertipu dengan krim pemutih palsu yang banyak dijual bebas secara online.

Dokter Listya menyarankan untuk membeli krim pemutih yang sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM).

Selain itu, jangan membeli krim pemutih berdasarkan merk saja. Menurutnya, merk bisa ratusan jumlahnya dan bisa dibuat sendiri oleh penjualnya.

" Jangan patokan merk, kalo merk mah bisa ratusan jenis krn bisa dilabeli sendiri sesuka hati penjualnya... intinya pasti tidak ada izin edar dari BPOM," jelas dokter Listya.

Sayangnya, kata dokter Listya, krim pemutih yang mengandung steroid tidak bisa dikenali karena tidak ada ciri-ciri fisiknya.

" Hanya bisa dicek lewat pemeriksaan laboratorium untuk tau isi kandungannya apa," katanya.

Jadi, mulai sekarang, Sahabat Dream harus hati-hati saat ingin membeli krim pemutih yang dijual bebas di toko online. Kenali dulu merknya, setelah itu periksa apakah sudah terdaftar di BPOM atau belum.

(Sah, Sumber: Instagram @drmita.spkk)

Beri Komentar