Memakai Makeup. (Source: Shutterstock)
Dream - Jerawat tidak hanya disebabkan oleh perawatan kulit yang salah, tapi juga pemakaian makeup. Produk makeup tertentu juga bisa menimbulkan jerawat meski bisa dihapus kembali setelah dipakai beberapa lama.
Biasanya produk makeup kedaluwarsa dan pembersihan yang kurang maksimal jadi penyebab timbulnya jerawat. Sebenarnya kandungan pada produk juga bisa menyebabkan hal serupa.

Cobalah lebih selektif dalam memilih makeup. Ada beberapa kandungan pada makeup yang sangat mudah memicu tumbuhnya jerawat.

Foto: Shutterstock
Alkohol bisa membuat tekstur wajah lebih kering yang mungkin cocok untuk kulit berminyak, tapi produk dengan kandungan serupa dapat menyebabkan iritasi. Hal ini perlu dihindari, terutama saat wajah berjerawat untuk mencegah peradangan.
Bismuth oxychloride memiliki sifat yang hampir sama dengan alkohol, yaitu bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Jika alkohol dapat membuat kulit kering, bismuth oxychloride justru memberi kesan glowing pada wajah.
Kandungan ini banyak ditemukan pada powder highlighter, eyeshadow, dan blush. Berhati-hatilah jika ingin memakai produk dengan kandungan ini, terutama saat wajah berjerawat.
3. Parfum dan Pewarna
Parfum dan pewarna bisa membuat produk makeup atau skincare terlihat lebih menarik, tapi kandungan tersebut berdampak buruk bagi sebagian orang. Kedua kandungan tersebut bisa menyumbat pori-pori, mengiritasi kulit, serta membuat wajah lebih sensitif.

Foto: Shutterstock
Biasanya, petrokimia ditulis sebagai paraffin wax, mineral oil, serta petrolatum pada skincare atau makeup. Kandungan tersebut berfungsi untuk mengunci kelembapan dan membuat makeup tahan lama.
Petrokimia juga mampu membuat pori-pori tersumbat dan menyebabkan wajah berjerawat. Jadi, berhati-hatilah jika ingin menggunakan produk dengan kandungan ini.
Silikon seringkali terkandung pada primer dan base makeup lainnya agar hasil riasan lebih mulus. Sayangnya, kandungan ini juga bisa menyumbat pori-pori dan membuat kulit dehidrasi.
6. Mica, Silica, dan Talc
Ketiga kandungan ini sering terkandung dalam berbagai jenis makeup untuk memantulkan cahaya dan memberi efek glowing, namun efek sampingnya bisa menyebabkan kulit teriritasi, dehidrasi, serta rentan berjerawat.

Foto: Shutterstock
Akrilik berfungsi untuk menyatukan seluruh kandungan pada makeup, namun kandungan ini berpotensi menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Pilih dan gunakan makeup hanya saat dibutuhkan untuk mencegah dampak buruk pemakaiannya.
Laporan: Hany Puspita Sari/ Sumber: Byrdie