Pori Pori Besar (Shutterstock)
Dream - Pori-pori kulit yang besar adalah masalah yang mengganggu pada usia di atas 20-an. Kondisi ini terkadang sangat menganggu karena penampakannya terlihat tampak lebih jelas seiring bertambahnya usia.
Meskipun pori-pori besar dapat dikaitkan dengan jenis kulit dan genetika, kondisi kulit yang terpapar dan kurangnya perawatan kulit yang tepat juga menyebabkan kondisi tersebut.
Tak hanya mengganggu estetika kulit, pori-pori besar juga membuat banyak permasalahan kulit seperti jerawat, pori-pori tersumbat, dan noda.

Jika Sahabat Dream mengalami pori-pori besar dan bertanya-tanya apa alasan di baliknya, berikut 3 hal yang menjadi penyebab pori-pori membesar.

Kelenjar sebaceous yang terlalu aktif adalah alasan utama di balik pori-pori besar. Kulit kita menghasilkan beberapa minyak alami yang membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit.
Ketika produksi minyak di kulit lebih dari yang dibutuhkan, maka kulit akan tampak terlalu berminyak. Kelenjar yang terlalu aktif ini membuat kulit rentan terhadap kotoran dan polusi.
Kotoran yang menumpuk di pori-pori kulit juga menyebabkannya pori membengkak dan seiring waktu menyebabkan pori-pori lebih membesar.

Paparan sinar matahari yang berlebihan menjadi alasan lain penyebab pori-pori besar. Paparan sinar matahari yang berbahaya dalam waktu lama dapat mengubah kulit dan memperbesar pori-pori Anda.
Saat kulit terpapar sinar matahari dalam waktu lama, produksi kolagen di kulit berkurang dan jaringan di bawah lapisan atas kulit mengembang sehingga pori-pori besar.

Penuaan adalah salah satu alasan paling umum untuk pori-pori besar. Seiring bertambahnya usia, kulit kita kehilangan elastisitasnya dan menjadi rentan.
Kapasitas regenerasi sel kulit juga berkurang. Akibatnya, ada penumpukan kotoran dan kotoran di pori-pori kulit. Hal ini menyebabkan pori-pori kulit membengkak dan menyebabkan pori-pori besar.
(Source: Boldsky)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga