Waxing di Area Intim, Berbahaya?

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Kamis, 14 Maret 2019 11:44
Waxing di Area Intim, Berbahaya?
Waxing di area intim boleh saja dilakukan, tapi...

Dream - Membersihkan bulu tubuh alias waxing sangat umum dilakukan oleh wanita. Meski sakit, banyak wanita yang rela menyingkirkan bulu di kaki, tangan, ketiak, hingga area intim.

Salah satu cara populer untuk membersihkan bulu di area intim adalah brazilian wax. Metode ini dilakukan dengan cara mengoleskan lilin hangat dan menariknya memakai plester hingga bulu tercabut.

Namun apakah metode ini aman?

Dinda Derdameisya, Dokter Spesialis Aesthetic Gynaecologist, menyebutkan waxing di area intim boleh saja dilakukan.

" Sama dengan bulu ketiak, kalau di-waxing sampai habis enggak masalah asalkan tetap menjaga kebersihannya setelah waxing," tutur Dinda di acara launching Andalan Feminine Care, Jakarta, Rabu kemarin.

Higienitas organ intim harus dijaga dengan baik. Sebab usai waxing, kulit akan terbuka dan dapat memicu iritasi. Dinda menganjurkan untuk tidak memakai sabun di area intim terlebih dahulu setelah waxing.

1 dari 1 halaman

Agar Tidak Terjadi Infeksi

Metode waxing justru dianggap lebih baik ketimbang mencukur bulu kemaluan. Selain aman, pastinya waxing juga lebih higienis.

 Waxing

" Lebih disarankan waxing, karena kalau cukur biasanya enggak tuntas sampai akar dan alatnya belum tentu higienis. Sisa rambut yang tidak tercukur akan lebih dekat ke kulit sehingga memicu dapat infeksi kulit kelamin," ujarnya.

Wanita juga harus merawat area intim agar tidak terjadi infeksi. Beberapa cara yang dapat dilakukan diantaranya mencuci dengan sabun khusus area intim, menghindari pakaian dalam ketat dan rutin mengganti pakaian dalam.

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan