Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Instagram.com/almawahdie)
Dream - Menggunaan jasa pengiriman barang kini banyak digunakan masyarakat. Mulai dari perlengkapan fashion seperti baju, celana, dan sepatu yang mudah dikemas sampai barang elektronik dan pecah belah.
Sebelum mengirim atau menerima produk elektronik yang mudah pecah dan rusak, pernahkan terlintas pertanyaan bagaimana cara pengemasan agar barang tersebut tidak lecet selama perjalanan?
Agar barang selamat dengan mulus ke penerima agen perusahaan biasanya mengemas paket dengan kayu. Tapi untuk mendapat fasilitas ini, kamu harus menguras kantong lag. Maklum, agen pengiriman biasanya suka mematok harga cukup mahal.
Nah, agar kamu dapat menghemat dalam mengirim barang elektronik atau pecah belah, kamu bisa ikuti langkah blogger hijab Alma Wahdie.
Cukup siapkan alat sederhana, seperti kardus, gunting, isolasi besar, dan plastik bubble wrap, Sahabat Dream sudah bisa mengemas barang elektronik sendiri dengan aman.
Lalu, bagaimana cara membungkusnya? Lihat lengkapnya di sini.
(Laporan: Rifka Annisa)
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi