Wajah Modest Wear Indonesia

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Senin, 26 April 2021 11:42
Wajah Modest Wear Indonesia
Yuk intip prespektif modest wear dari dua pengusaha ini.

Dream -Indonesia termasuk negara muslim terbesar di dunia. Hal inilah memperbesar potensi pasar yang luas untuk busana Modest atau Muslim Fashion.

Keberagaman suku bangsa dan budayanya Indonesia menjadi peluang besar untuk dunia fashion lebih kreatif dan unik.

Sejalan dengan ini Jakarta Fashion Hub yang digagas oleh Asia Pasific Rayon, menghadirkan diskusi seputar modest fashion di Indonesia dari perspektif dua perempuan yang memiliki usaha modest wear.

Seringkali dipahami hanya sebagai busana yang lebih tertutup, modest fashion seringkali dikaitkan dengan baju atau pakaian Muslim.

Tidak ada definisi yang pasti tentang modest fashion, tetapi pada dasarnya modest fashion berkaitan dengan kesadaran dalam hal menutupi bagian tubuh.

Modesr© Ferdike/ Dream

“ Kalau dulu mikirnya modest itu kaitannya erat dengan pakaian muslim. Cuma makin kesini ternyata modest lebih luas dari sekedar baju muslim,” ucap Nadine, founder Wearing Klamby saat mendefinisikan modest wear dalam acara webinar Redefining Modest Wear, 21 April 2021.

1 dari 2 halaman

Jati Diri Desain

Sama halnya dengan Jihan, founder brand Heaven Lights ini menyangka bahwa modest wear adalah pakaian sehari-hari.

Modesr© Ferdike/ Dream

" Setelah aku cari lagi, modest wear itu adalah tren berbusana sederhana yang bisa dinikmati oleh siapapun,” ucap Jihan pada kesempatan yang sama.

Brand lokal Heaven Lights dan Wearing Klamby memperkenalkan produknya yang mempunyai ciri khasnya masing-masing. Menurut mereka jati diri akan terealisasikan pada desain-desain yang dibuat.

2 dari 2 halaman

Bahan Pakaian

Modesr© Ferdike/ Dream

Jika untuk bahan kerudung, Jihan dan Nadine setuju bahwa voile adalah bahan pilihan yang menurut mereka terbaik dan ternyaman untuk saat ini

“ Sebenarnya untuk bahan pilihannya terbatas, karena Klamby ini kuatnya di printing, sedangkan mesin print yang kita punya memang mengharuskan ada kandungan polyester-nya. Jadi untuk bahan, Klamby lebih mengarah ke Silk,” jelas Nadine.

Untuk produk Heaven Lights, sang founder lebih sering memilih untuk menggunakan bahan dasar katun dan rayon, hampir 70% produknya menggunakan bahan tersebut karena cocok untuk daerah tropis.

“ Dan pemakaian bahan katun dan rayon itu sepanjang masa, tidak bergantung kepada musimnya. Jadi ada sebuah keuntungan di situ. Walaupun rayon itu terkenal gampang kusut, sekarang juga banyak produk-produk rayon yang menggunakan bahan tertentu sehingga tidak gampang kusut.” tambah Jihan.

Beri Komentar