Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
(Foto: Kivitz.blogspot.com)
Dream - Mengusung tema syari dan stylish, KIVITZ, toko busana muslim besutan fashion desainer Aulia Fitri selalu mengeluarkan koleksinya yang identik dengan dress.
" KIVITZ tidak memproduksi celana, karena rok mencerminkan sosok wanita yang lembut, feminim," jelas Fitri Aulia saat ditemui di Masjid Sunda Kelapa, pada Sabtu, 30 Januari 2016 kemarin.
Meski saat ini banyak referensi busana hijabers, namun KIVITZ tetap pada identitasnya yang syari.
" Muslimah dibebaskan untuk berpenampilan, tetapi yang harus diutamakan adalah kaidah-kaidah agama seperti mengenakan pakaian yang tidak membentuk tubuh dan menutupi bagian dada," tambah Fitri.
Lewat busana yang dihasilkan, Fitri berharap hal ini bisa dijadikan syiar agama kepada sesama.
" Syari bukan seakdar tagline, tetapi itu janji. Jadi, nilai-nilai agama seperti mengenakan busana syari harus diaplikasikan di kehidupan sehari-hari," pungkasnya.
![]()
Sumber foto: Kivitz.blogpost.com