Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Dream - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali menyelenggarakan kegiatan kepedulian sosialnya JAPFA4Kids di Kabupaten Jembrana, Bali.
Menggunakan pendekatan berbeda, kali ini melibatkan 10 Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tuwed. JAPFA melaksanakan program pendampingan selama enam bulan untuk mendorong terbentuknya sekolah bersih dan sehat.
Rangkaian kegiatan itu dimulai dengan penandantanganan Nota Kesepahaman antara Dinas Pendidikan Kab. Jembrana dengan JAPFA, pada 10 April 2018 bertempat di SDN 1 Candikusuma.
Bersamaan juga dengan pelatihan manajemen tata kelola sekolah untuk sejumlah 99 Guru dan Pelatihan Duta Anak Sehat, Duta Lingkungan Sehat dan Duta Makanan sehat yang diikuti perwakilan dari SDN 1,2,3 Tuwed, SDN 1,2 Warnasari, SDN 1,2,3,4 Candikusuma, dan SDN 2 Nusasari.
“ Demi memastikan terjadinya perubahan, JAPFA tidak hanya memberikan pelatihan semata tetapi juga mendorong terbentuknya sistem di sekolah untuk memastikan terjadinya perubahan perilaku baik dari anak-anak dan guru,” ujar R. Artsanti Alif, Head of Social Investment JAPFA dalam keterangan tertulis, hari Ini.
“ Tidak hanya sekedar pelatihan selama 6 bulan, kami juga meningkatkan kapasitas guru untuk menjadi motor penggerak perubahan,” imbuhnya.
Perubahan yang diharapkan akan disasar dalam tiga aspek, yaitu mendorong perubahan perilaku menuju hidup bersih dan sehat, perubahan ke pola makanan bergizi dan seimbang, serta terbentuknya lingkungan bersih dan sehat di sekolah.
“ Tiga aspek tersebut kami sasar melalui masing-masing pelatihan untuk anak mulai dari Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat, serta Duta Lingkungan Sehat,” jelas Artsanti.
Untuk memastikan perubahan terus berlangsung, Japfa juga mengenalkan guru dengan manajemen tata kelola sekolah berbasis 5S. Nantinya guru-guru mendapatkan pelatihan pembina duta untuk memampukan mereka menjadi motor penggerak perubahan di sekolah.
“ Kami melihat kegiatan yang kami lakukan sebagai bentuk investasi JAPFA di masyarakat, terobosan yang kami kenalkan harapannya dapat terus berkelanjutan pasca selesainya program,” jelas Artsanti.
Kegiatan JAPFA4Kids telah dilaksanakan oleh perusahaan yang memiliki lini usaha dari pakan ternak, pembibitan, dan budidaya serta pemrosesan produk olahan ayam, ikan serta sapi ini di sekitar lokasi usahanya.
“ Kegiatan JAPFA4Kids kali ini dilaksanakan di sekitar Farm milik anak usaha JAPFA, PT Ciomas Adisatwa. Perusahaan berupaya memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di sekitar lokasi usahanya yang tidak terbatas pada kepentingan bisnis semata," ujar I Gede Widana, Head of Region Bali 1 PT Ciomas Adisatwa.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?