Tanam Buah Langka di Rumah, Seru Juga!

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 30 Juli 2020 12:36
Tanam Buah Langka di Rumah, Seru Juga!
Pandasurya dan Nurulia Juwita sudah melakukannya sejak 5 tahun lalu.

Dream - Kebijakan Pemerintah RI yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mengharuskan kita semua berdiam diri di rumah melahirkan hobi-hobi baru.

Hobi baru yang bermunculan di antaranya seperti memasak dan berkebun. Semua dilakukan sebagai senjata pengusir jenuh. Iya, di ruang yang bisa dibilang 'itu lagi-itu lagi' bisa bikin kita semua stres jika tidak memiliki kegiatan tetap.

Berkebun jadi tren yang ramai dilakukan masyarakat di tengah pandemi. Untuk mencoba memulai, kamu bisa intip akun Instagram @KebunnyaBinarBumi yang menjual tanaman hias.

 tanaman© Shutterstock

1 dari 5 halaman

Berkebun sejak 5 tahun lalu

Bertempat di Bogor, Jawa Barat, kamu bisa adopsi aneka macam tanaman yang dapat menemani kamu selama #dirumahaja. Sahabat Dream bisa membelinya secara online juga lho!

Walaupun saat ini tren menanam sedang tinggi di masyarakat Indonesia, tapi @KebunnyaBinarBumi sudah berkebun sejak 5 tahun yang lalu.

Selain menjual tanaman yang masih beredar di pasaran ternyata kebun milik pasangan suami istri Pandasurya dan Nurulia Juwita juga menanam dan menjual tanaman buah langka.

2 dari 5 halaman

Apa saja buah langkanya?

Buah-buah langka yang ditanam di sana ada, buah namnam, dan juga miracle.

Menurut mereka, sebenarnya buah-buah ini tidak terlalu susah untuk dirawat tapi karena tidak ada yang tanam akhirnya tumbuhan ini bisa menjadi langka.

“ Buah langka menjadi langka karena tidak ada orang yang ingin menanamnya, artinya tidak ada yang melestarikan buah langka itu lagi,” ujar Pandasurya di #NgobrasDream Rabu, 29 Juli 2020.

“ Kalau lagi panen dalam jumlah banyak biasanya suka kita jual juga atau biasanya kalau lagi ada pelanggan yang dateng kita kasih coba aja,” timpal sang istri, Nurulia Juwita.

Simak perbincangan seru Dream.co.id dan @KebunnyaBinarBumi di sini, guys!

      View this post on Instagram

A post shared by Dream.co.id (@dreamcoid) on

Laporan: Shania Suha Marwan

3 dari 5 halaman

Enaknya Punya Kebun Pangan, Sumber Makanan Tinggal Petik

Dream - Ketahanan pangan harus dimulai dari yang paling kecil yaitu keluarga di rumah. Manfaatkanlah lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam sayur dan memelihara sumber pangan seperti ikan atau ayam.

Seperti yang dilakukan Dompet Dhuafa selama pandemi Covid-19, yaitu meningkatkan ketahanan pangan keluarga di wilayah Beji, Depok. Sebuah program Kebun Pangan Keluarga dilakukan untuk mensiasati kebutuhan pangan bagi keluarga yang terdampak virus Covid-19.

" Agar bisa memperoleh kebutuhan pangan dasarnya dari halaman rumah sendiri," ujar Bambang Suherman, Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf, Minggu 28 Juni 2020, dikutip dari rilis yang diterima Dream.co.id.

Untuk membuat hidangan lezat dari sayuran Kebun Pangan, hadir Chef Aiko yang memberikan tips-tips. Sajian bisa tetap nikmat dengan sayuran dan bahan pangan dari kebun sendiri.

“ Lingkungan lainnya bisa mengambil contoh dengan pemanfaatan lahan kosong untuk dijadikan kebun pangan keluarga. Meskipun tidak setiap hari, setidaknya 3-4 hari bisa panen untuk melengkapi kebutuhan pangan keluarga. Selain itu keberadaan kebun pangan ini bisa dijadikan lahan bisnis bagi keluarga," katanya.

4 dari 5 halaman

Pengalaman Warga

Pengalaman memiliki Kebun Pangan diceritakan oleh Retno, warga Beji. Saat panen, kebutuhan pangan bisa memenuhui untuk satu hingga 2 keluarga.

“ Kebun pangan yang ada di lahan saya cukup untuk beberapa keluarga aja (1-2 kepala keluarga saja). Pernah sekalinya panen banyak, kami makan-makan dengan warga maupun panitia jumatan kala itu. Kesulitan kami pada program kebun pangan adanya beberapa hewan ternak yang memakan sebagian bibit sayuran yang ingin kami panen. Sejak adanya kebun pangan kami menjadi jarang belanja, sayur-mayur tinggal kami petik saja,” ujar Retno.

  Kebun Pangan Keluarga© Dompet Dhuafa

5 dari 5 halaman

Meredakan Stres

Kebun pangan berhasil memenuhi kebutuhan pangan bagi warga sekitar. Tak hanya itu, dengan adanya kebun pangan juga bisa membantu masyarakan meredakan stres di tengah pandemi Covid-19 serta pemanfaatan ruang terbatas maupun lahan yang tidak terkelola secara baik.

  Kebun Pangan Keluarga© Dompet Dhuafa

" Saya berharap Dompet Dhuafa semakin kuat dalam memberikan manfaat tentu saja bagi masyarakat, selalu bisa hadir dalam mengisi kekosongan harapan masyarakat yang dhuafa. Mendampingi masyarakat yang berjuangan dalam memperbaiki perlikau maupun kondisi ekonomi,” tutup Bambang Suherman.

Beri Komentar