CONNECT WITH US!

Sandra Buana: Berhenti Sebut Kami `Anak Broken Home`

Reporter : Dwi Ratih | Sabtu, 7 Januari 2017 09:35
(Foto: Mykidneybean.com)
Tak semua anak broken home selalu memiliki kisah pahit.

Dream - Sahabat Dream, pastinya tidak ada satu pun orang di dunia ini yang ingin terlahir di keluarga broken home. Begitu juga dengan seorang blogger hijab bernama Sandra Buana Sari.

Perceraian orangtua saat baru menginjak kelas empat Sekolah Dasar (SD) seketika mengubah hidupnya. Tapi, gadis kecil yang kini telah berusia 39 tahun itu telah bangkit.

Broken home berangkat dari istilah perceraian kedua orangtua, lalu berkurangnya perhatian dan kasih sayang orangtua, sehingga membuat mental seorang anak menjadi frustasi, brutal dan susah diatur. Betulkah?

Melalui situs pribadinya, Sandra berbagi kisah bagaimana menjalani hidup di keluarga yang tidak utuh.

Bahkan sampai kuliah, ia berusaha menutupi kenyataan dari orang-orang perihal orang tuanya yang telah berpisah.

" Tidak mudah menjadi anak yang berasal dari keluarga yang tidak sempurna alias orangtua pisah, bercerai, tidak serumah lagi. Setiap acara sekolah, saya hanya diantar kakak kalau mamih sibuk kerja," ujarnya.

Kini, ia menyerukan agar semua orang berhenti memberikan pandangan negatif terhadap anak-anak dengan keluarga yang broken home.

Sebab tidak semua anak broken home selalu memiliki kisah pahit. Seperti apa curahan hati Sandra? Baca selengkapnya di sini. (Ism) 

(Ism, Laporan: Nanda Febriani)

Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

Rekam Jejak Korupsi Setya Novanto