Saus Harissa/ Foto: Shutterstock
Dream - Masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan berbagai hidangan pedas. Bila menu yang disajikan tak pedas, ada sambal yang selalu ada dengan berbagai varian. Mulai dari sambal terasi, sambal goreng, sambal mangga dan masih banyak lagi.
Bukan hanya masyarakat Indonesia yang suka dengan hidangan pedas. Beberapa negara juga memiliki saus pedas yang sangat khas. Bagi Sahabat Dream penyuka pedas, mungkin penasaran dengan saus pedas berikut dari berbagai negara. Apa saja?
Gochujang

Merupakan saus kental pedas khas Korea Selatan. Biasanya dijadikan campuran untuk memasak sup, nasi goreng, kimchi, bimbimbap dan berbagai menu rumahan Korea. Saus ini
terbuat bubuk cabai, beras ketan, malt, bubuk kedelai yang difermentasi, dan garam. Campuran tersebut didiamkan hingga berfermentasi selama sekitar 6 bulan atau lebih.
Sriracha
Asal usul Saus Sriracha memang banyak diperdebatkan, namun banyak yang mengatakan merek Thailand. Sriraja Panich adalah pencipta aslinya, yang membuat merek Si Racha Thailand, pada 1930-an.
Saus pedas serbaguna berwarna merah cerah ini terbuat dari cabai merah, bawang putih, cuka, garam, dan gula. Rasa saus cukup pedas dan tajam dengan sedikit rasa manis. Bisa jadi saus rendaman, campuran bumbu sup, dan masih banyak lagi.
Schug
Populer disebut sebagai schug, pasta cabai segar ini berasal dari Yaman. Di negara aslinya, saus dikenal dengan Sahawiq. Ada jenis schug merah dan hijau, perbedaan utamanya adalah bahannya, menggunakan cabai merah dan cabai hijau.
Bahan-bahan utama saus ini antara lain bawang putih, ketumbar, jintan hitam, dan minyak zaitun. Hasilnya berupa saus yang beraroma pekat yang digunakan untuk melengkapi berbagai hidangan. Kerap disajikan bersamaan dengan sup, falafel atau shawarma.
Harissa
Saus ini memiliki rasa yang super pedas dan berasal dari Tunisia. Harissa juga banyak digunakan pada masakan Maroko, Aljazair, dan Israel. Bahan utamanya merupakan cabai endemik yang disebut Baklouti.
Campuran lainnya yaitu biji ketumbar, jintan, dan minyak zaitun. Hasil akhirnya adalah saus pedas kaya rasa yang biasanya dijadikan campuran roti dan telur.
Laporan Radhika Nada/ Sumber: The Spruce
Dream - Olahan tongseng biasanya terbuat dari daging kambing. Sebenarnya bumbu tongseng juga nikmat jika diolah dengan daging ayam. Apalagi jika ditambahkan cabai rawit, rasa pedasnya bikin semangat makan.

Sajian tongseng ayam pedas sangat pas untuk musim hujan seperti sekarang. Bisa membantu menghangatkan tubuh dengan level pedasnya. Segera bikin di rumah Sahabat Dream, berikut resepnya.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging ayam
- 1/2 buah kol ukuran sedang, iris-iris
- 1/2 buah jeruk nipis
- 65 ml santan kelapa
- 2 sdm kecap manis
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 3 buah tomat hijau, iris
- 2 batang serai, memarkan
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 4 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
Bumbu halus:
- 9 buah cabai rawit
- 5 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 butir kemiri, sangrai
- 1 sdt ketumbar, sangrai
- 1 sdt merica, sangrai
- 1 ruas kunyit, goreng
- 3 cm jahe
Cara membuat
- Ayam goreng yang sudah dicuci bersih dan dipotong-potong, direndam air jeruk selama 15 menit. Bilas dan tiriskan
- Tumis bumbu halus hingga harum dengan serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas
- Masukkan daging ayam
- Tambahkan air dan masak hingga mendidih
- Masukkan santan, kecap manis, garam, gula, dan kaldu bubuk
- Masukkan kubis dan tomat. Koreksi rasa. Angkat dan sajikan
Laporan Endah Wijayanti/ Sumber: Fimela
Dream - Ayam selalu jadi favorit banyak orang, apalagi jika teksturnya garing dengan bumbu gurih. Salah satu sajian ayam yang kini banyak disukai adalah ayam crispy ala Taiwan.
Irisan daging ayam dilumur tepung berbumbu, digoreng garing lalu ditaburi bumbu bubuk. Hmmm, terdengar nikmat, bukan? Nah, Sahabat Dream bisa membuat sendiri di rumah. Intip saja resepnya berikut.
Bahan tepung pelapis:
- 200 gr tepung tapioka
- 1 sdt garam
- air secukupnya
- 2 buah dada ayam
Bumbu rendam:
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 sdt bubuk ngo hiong
- 1 sdt garam halus
- 1 sdt lada bubuk
- 1/2 sdt kaldu ayam bubuk
- 1 sdm tepung maizena
- sedikit air
Bumbu tabur:
Bisa gunakan bumbu tabur sesuai selera yang banyak dijual di pasaran. Ada rasa keju, pedas atau barbeque

Cara Membuat:
- Iris tipis dada ayam hingga tipis. Campurkan bumbu rendam dan rendam ayam selama 20 menit
- Untuk tepung pelapis, campurkan tepung tapioka dengan garam
- Tuang air sedikit demi sedikit hingga tepung bergerindil. Pisahkan gumpalan yang terlalu besar hingga menjadi butiran-butiran kecil.
- Ratakan tepung di atas loyang
- Panggang di dalam oven selama 10 menit atau hingga kering.
- Keluarkan tepung, biarkan dingin.
- Ambil ayam yang sudah direndam bumbu. Celupkan ke dalam tepung, ratakan.
- Goreng ayam hingga matang, tiriskan dan potong-potong. Tabur dengan bumbu tabur
Sumber: Fimela