Cabai Beku/ Foto: Instagram @sibungbung
Dream - Cabai termasuk bumbu dapur andalan masyarakat Indonesia yang suka pedas. Biasanya selalu ada stok cabai di rumah agar bisa dijadikan beragam bumbu masakan.
Seringkali saat menyetok cabai, kondisinya dalam 2 hingga 3 hari sudah membusuk. Beberapa orang, akhirnya membekukan cabai yang sudah dibersihkan di dalam freezer. Ada juga yang menghaluskannya lebih dulu, baru kemudian dibekukan.
Banyak yang mengira kalau cara mengawetkan cabai seperti ini akan mengurangi rasa pedasnya secara drastis. Benarkah?
Content creator kuliner, pemilik akun Instagram @sibungbung, membagikan pengalamannya lewat video membekukan cabai. Jenis cabai yang dibekukan juga beragam, mulai dari cabai paprika, cabai rawit, hingga cabai merah panjang.

Setelah membekukan cabai tersebut, ia pun menyantapnya. Hal itu dilakukan untuk mengetahui level rasa pedas cabai yang telah dibekukan.

" Aku makan yang gede dulu, ini tuh biasanya garing, jadi gak garing, jadi empuk," ungkap @sibungbung.
Setelah itu ia mencicipi cabai rawit yang kecil dan panjang. Hasilnya ternyata rasa pedas di cabainya tak berkurang. Hanya saja memang teksturnya yang berubah.

" Coba rawit merah, pedesnya ilang gak ya, masih tetep pedes, walau dibekuin ini tetep pedes. Aku pikir kalau dibekuin bakal kurang gitu pedesnya ya, tapi masih tetep pedes nih," ujar @sibungbung.
Rupanya setelah dibekukan, level pedas pada cabai tak berkurang. Tetap pedas mengigit, Sahabat Dream.
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Cabai merupakan bahan bumbu dapur yang sering digunakan masyarakat Indonesia. Sensasi pedas dari cabai pastinya selalu dicari oleh lidah orang Indonesia.
Banyak para ibu-ibu yang menyetok cukup banyak cabai di kulkas. Sayangnya, seringkali stok cabai saat ingin idgunakan sudah dalam keadaan busuk. Menyimpan cabai dengan kurang tepat memang bisa mempercepat pembusukan.
Biar tak mubazir, cobalah cara menyimpan cabai yang bisa membuatnya tahan lama. Cara ini dibagikan pemilik akun Instagram @intanentung. Siapkan saja wadah tertutup yang muat untuk stok cabai, tisu dan bawang putih yang telah dikupas.

Langkah pertama, alasi wadah dengan tisu yang cukup tebal. Kedua peting dan buang tangkai cabai, lalu simpan di wadah sesuai jenisnya dan tak perlu dicuci. Ketiga, taruh bawang putih yang telah dikupas di wadah tersebut.
Tutup wadah dengan rapat dan simpan dalam kulkas. Fungsi bawang putih sendiri mencegah pertumbuhan bakteri yang bisa mempercepat pembusukan cabai, karena bumbu dapur tersebut mengandung zat antibakteri.
Mudah sekali bukan? Dengan cara ini, Sahabat Dream tidak perlu khawatir memisahkan cabai yang baik dan yang busuk atau pun harus mengganti tisu. Pastikan juga agar tidak menaruh cabai yang lembek di wadah, agar mencegah kontaminasi. Lihat videonya untuk lebih detail.
Lihat postingan ini di Instagram
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Dream – Sering kita mendengar bahwa untuk mengurangi rasa pedas dari cabai adalah dengan membuang bijinya sebelum dicampur ke dalam masakan. Ternyata, bagian terpedas cabai bukan bijinya.
Dennis Guido, seorang food technologist yang selalu membagikan pengetahuan mengenai ilmu dan teknologi terkait makanan di akun Instagram pribadinya @naktekpang, membagikan fakta penting soal cabai. Fakta tersebut adalah bagian terpedas.
Lewat video unggahannya Dennis memberitahukan bahwa bagian terpedas cabai bernama capcaisin. Bukan pada bijinya, tapi terkumpul di bagian yang bernama plasenta.

Fakta lainnya yang Dennis beritahu adalah bahwa jumlah capcaisin 10 kali lebih tinggi pada biji atau daging cabai yang sudah matang.
Banyak warganet yang terbantu akan informasi yang disampaikan Dennis kali ini.
“ Waahh nice to know, kirain juga yg bikin pedes itu bijinya” tulis salah satu netizen yang juga baru mengetahui fakta yang Dennis sampaikan.
“ Temenku bgt ini makan gorengan, biji cabenya dibuangin kulitnya doang yg dimakan katanya biar gk pedes semenjak itu gw percaya” tulis netizen lainnya. Berikut videonya.
Lihat postingan ini di Instagram
Laporan: Anzila Riskia Putri