Cerita Bebek Peking, Santapan Bangsawan Tiongkok

Reporter :
Rabu, 19 Juni 2019 09:12
Cerita Bebek Peking, Santapan Bangsawan Tiongkok
Menu ini memang cukup mahal, sejarahnya pun menunjukkan kalau bebek Peking bukan menu biasa.

Dream - Sajian bebek Peking memang selalu menggugah selera siapapun yang melihat dan menghirup aromanya. Kulit bebek yang garing dan mengkilap, serta potongan dagingnya yang sangat empuk dan kaya bumbu.

Ditambah dengan saus hoisin serta sayuran sebagai pelengkap. Bebek peking ini juga dinikmati dengan kulit lumpia, irisan daun bawang serta mentimun. Menu ini memang cukup mahal, sejarahnya pun menunjukkan kalau bebek Peking bukan menu biasa.

Dikutip dari Culture Trip, bukti sejarah mengungkap kalau menu bebek Peking tercatat dalam bentuk buku resep dari tahun 1330 milik seorang dokter gizi Kekaisaran China bernama Hu Sihui. Hu menuliskan pembuatan bebek Peking yang sangat rumit.

Salah satunya, tahapan bebek yang dipanggang didalam perut domba. Masakan bebek Peking ini awalnya berasal dari bekas ibukota China, Nanjing, yang terletak di provinsi timur Jiangsu.

Pada zaman dinasti Ming, ketika kekaisaran pindah ke Beijing, masakan ini juga dibawa. Saat itu, bebek Peking adalah makanan pokok pada menu kekaisaran menu.

Saat pemeritahan dinasti Qing, bebek Peking menyebar ke kaum bangsawan, di mana hidangan itu banyak dipuji dalam tulisan-tulisan para sarjana dan penyair.

Rasanya yang lezat, teksturnya yang lembut lalu jadi buah bibir. Hal ini tak lepas dari proses memasaknya yang sangat rumit.

1 dari 2 halaman

Bebek Terbaik

Memasak bebek Peking dimulai dari pemilihan bebek yang terbaik. Bebek berbulu putih dibebaskan di pekarangan selama 45 hari. Setelah itu, bebek diberi banyak makanan selama 15 hingga 20 hari.

 Bebek peking

Setelah itu, disembelih, dibersihkan, dicuci, dan direbus. Udara kemudian dipompa di bawah kulit sehingga terpisah dari lemak.

Selanjutnya, bebek digantung hingga kering dan dilapisi dengan sirup maltosa untuk membuat kulit ekstra renyah.

 

2 dari 2 halaman

Metode Memanggang yang Khas

Baru kemudian bebek dipanggang. Bisa menggunakan oven tertutup tradisional atau metode gantung yang dikembangkan pada 1860-an. Dua restoran bebek Peking yang paling terkenal di Beijing mewakili dua tradisi pemanggangan yang berbeda.

Restoran Bianyifang yang sudah ada sejak abad ke-15, menggunakan metode oven tertutup, di mana bebek dimasak oleh panas yang memancar dari dinding oven.

 Bebek peking

Sementara itu, restoran Quanjude menggunakan teknik oven gantung yang ditemukan oleh pendirinya, Yang Quanren. Dalam metode ini, bebek digantung dengan pengait yang terpasang di langit-langit dan dipanggang di atas kayu yang terbakar.

Panas dari asap akan membuat kulit bebek menjadi garing. Sementara bagian dalamnya sangat lembut. Luar biasa memang menu bebek satu ini.

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen