Dream - Siapa tak mengenal nasi tumpeng? Ya sajian ini memang menjadi khas Indonesia yang dihidangkan di berbagai daerah. Nasi tumpeng berbentuk kerucut dengan aneka lauk pauk yang disajikan diatas tampah.
Tumpeng merupakan hidangan yang biasa disajikan di berbagai acara. Seperti upacara adat, peresmian, pernikahan dan memperingati upacara penting lainnya.
Dalam ritual Jawa, tumpeng dibuat dalam beberapa jenis nasi; nasi kuning, nasi uduk dan nasi putih. Bentuknya dibuat mengerucut seperti gunung Mahameru yang diartikan sebagai tempat bersemayam para dewa.
Bentuknya yang mengerucut ke atas menyiratkan agar kualitas hidup yang terus meningkat. Sedangkan lauk pauk menjadi simbol ekosistem kehidupan alam.
Salah satu tumpeng yang sering dijadikan sajian dalam ritual ialah Tumpeng Robyong. Memberikan simbol keselamatan, kesuburan dan kesejahteraan. Dilihat dari bentuknya yang menyerupai gunung ini, tumpeng menggambarkan kemakmuran sejati.
Sedangkan untuk nasi tumpeng kuning umumnya disajikan dalam acara syukur kegembiraan, yang menggambarkan kekayan dan moral yang luhur.
Nasi tumpeng menjadi kudapan khas pada acara tertentu untuk menunjukkan wujud syukur kepada Yang Maha Kuasa, untuk merayakan kelimpahan hasil panen dalam kebersamaan dan kerukunan.
(Ism, Sumber:Info Jajan)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


