Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Dream – Beberapa tahun lalu, publik dihebohkan dengan peristiwa meninggalnya Wayan Mirna Salihin usai meminum kopi di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Peristiwa yang terjadi pada 6 Januari 2016 silam itu pun menyisakan teka teki mendalam terkait dalang dibalik kasus kematian Mirna.
Guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut, empat saksi pun dihadirkan di persidangan. Salah satunya ialah Hani Juwita Boon. Ia merupakan teman mendiang Mirna yang menjadi saksi kunci dalam kasus tersebut. Hingga akhirnya, Jessica Wongso pun ditetapkan sebagai tersangka dibalik kematian Mirna.
Kini enam tahun sudah berlalu sejak kasus tersebut terungkap. Sosok Hani sebagai salah satu saksi kunci pun lama tak terdengar kabarnya. Lantas, seperti apa kabar Hani Boon sekarang? Berikut ulasannya.
Beberapa bulan setelah kejadian kopi sianida yang menewaskan Mirna, Hani Boon memutuskan untuk pada 6 Desember 2016 lalu.
Hak Cipta Foto: Instagram/ hanieboonAdvertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
