Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Gangan, Kuliner Khas Belitung (Sumber: Www.coveragemagz.com)
Dream - Di samping memiliki pantai-pantai yang indah, Pulau Belitung ternyata punya kuliner khas yang lezat. Salah satu kuliner yang melegenda di bumi 'Laskar Pelangi' itu adalah Gangan.
Gangan adalah sejenis sup ikan bercitarasa istimewa. Paduan rasa asam dan pedas kuahnya yang berwarna kuning demikian segar di lidah. Daging ikannya yang gurih sangat pas disajikan bersama sepiring nasi panas.
Sekilas, penampilan sup ini mirip gulai. Namun bedanya, sajian ini tidak menggunakan santan. Warna kuning di dalamnya didapat dari warna alami kunyit, salah satu bahan rempah sup ini.
Selain kunyit, bahan rempah atau bumbu yang menciptakan citarasa spesial pada masakan ini di antaranya adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, lengkuas, sereh, kemiri, dan asam.
Ditambahkan pula potongan buah nanas yang memberi sensasi rasa segar dan asam. Daun salam adalah bumbu pelengkap pamungkas lainnya sebagai penguat aroma.
Sementara beberapa ikan yang biasa dimasak menjadi gangan adalah ikan ketarap, kakap merah dan ikan bulat, terutama bagian kepalanya.
Gangan dianjurkan dimasak pedas karena aroma pedas dapat menetralkan bau amis pada ikan. Cara memasaknya, semua bahan utama dan bumbu langsung direbus bersama-sama tanpa ditumis terlebih dahulu.
Masyarakat Belitung senang menyantap langsung Gangan sesaat setelah matang dalam keadaan masih hangat. Dianjurkan untuk tidak menghangatkan lagi sajian ini karena dapat mengubah citarasa aslinya.
Advertisement