Bau Tuing-tuing Dan Jepa (Sumber: Www.indonesia.travel)
Dream - Jika Anda berkesempatan menyambangi wilayah Majene, Sulawesi Barat, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas yang satu ini, Bau Tuing-tuing. Bau Tuing-tuing merupakan menu tradisional yang begitu populer di Majene.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Pariwisata RI, Indonesia.Travel, Bau Tuing-tuing awalnya merupakan menu khas Suku Mandar, suku asli yang mendiami wilayah Majene. Seiring berjalannya waktu, masakan ini semakin dikenal dan disukai masyarakat luas bahkan para pendatang.
Bau Tuing-tuing berbahan dasar ikan terbang dari perairan Pelabuhan Majene yang diolah dengan cara diasapi. Cara mengasapinya, pertama-tama bersihkan sisik dan bagian dalam ikan terbang lalu bungkus dengan daun kelapa.
Berikutnya, panggang di atas tungku api yang terbuat dari tanah liat. Proses pengasapan tidak memakan waktu lama. Setelah ikan berwarna kekuningan, tandanya ikan sudah matang dan siap disajikan dengan tambahan sambal berkuah.
Bau Tuing-tuing memiliki cita rasa pedas dan gurih. Dijamin mampu menggoyang lidah para penikmatnya. Masyarakat Majene biasa menikmati sajian bernama unik ini dengan 'Jepa', yakni sajian pengganti nasi berbahan dasar singkong dan ubi.
Dahulu, Jepa merupakan makanan pokok orang-orang Suku Mandar. Ketika melakukan pelayaran di laut lepas, mereka lebih memilih membawa Jepa sebagai pengganti nasi karena mudah dibawa dan disajikan. Makanan ini juga memiliki kadar air minim (kering) sehingga tidak mudah basi.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah