Bau Tuing-tuing: Cita Rasa Kuliner Khas Mandar

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 12 Agustus 2015 11:03
Bau Tuing-tuing: Cita Rasa Kuliner Khas Mandar
Bau Tuing-tuing merupakan menu tradisional yang begitu populer di Majene, Sulawesi Barat.

Dream - Jika Anda berkesempatan menyambangi wilayah Majene, Sulawesi Barat, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas yang satu ini, Bau Tuing-tuing. Bau Tuing-tuing merupakan menu tradisional yang begitu populer di Majene.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pariwisata RI, Indonesia.Travel, Bau Tuing-tuing awalnya merupakan menu khas Suku Mandar, suku asli yang mendiami wilayah Majene. Seiring berjalannya waktu, masakan ini semakin dikenal dan disukai masyarakat luas bahkan para pendatang.

Bau Tuing-tuing berbahan dasar ikan terbang dari perairan Pelabuhan Majene yang diolah dengan cara diasapi. Cara mengasapinya, pertama-tama bersihkan sisik dan bagian dalam ikan terbang lalu bungkus dengan daun kelapa.

Berikutnya, panggang di atas tungku api yang terbuat dari tanah liat. Proses pengasapan tidak memakan waktu lama. Setelah ikan berwarna kekuningan, tandanya ikan sudah matang dan siap disajikan dengan tambahan sambal berkuah.

Bau Tuing-tuing memiliki cita rasa pedas dan gurih. Dijamin mampu menggoyang lidah para penikmatnya. Masyarakat Majene biasa menikmati sajian bernama unik ini dengan 'Jepa', yakni sajian pengganti nasi berbahan dasar singkong dan ubi.

Dahulu, Jepa merupakan makanan pokok orang-orang Suku Mandar. Ketika melakukan pelayaran di laut lepas, mereka lebih memilih membawa Jepa sebagai pengganti nasi karena mudah dibawa dan disajikan. Makanan ini juga memiliki kadar air minim (kering) sehingga tidak mudah basi.

Beri Komentar