Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Nasi sudah menjadi makanan pokok rakyat Indonesia. Sebut saja nasi padang, nasi lengko, nasi soto, nasi gudeg, nasi goreng, nasi uduk, dan lain sebagainya. Semua menu yang menjadi santapan sehari-hari itu semua berbahan nasi.
Nasi mengandung karbohidrat. Sehingga menjadi sumber energi utama masyarakat. Seseorang akan merasa lemas bila belom makan nasi. Namun tahukah Anda bahwa nasi dapat menyebabkan depresi? Depresi merupakan keadaan dimana seseorang mengalami stres atau pikiran berlebih.
Sebuah penelitian yang dilakukan The American Journal of Clinical Nutrition menjelaskan bahwa makanan yang terbuat dari zat tepung bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat secara cepat.
"Tubuh kemudian bereaksi dengan memompa hormon insulin yang membantu memecah zat gula tersebut. Proses inilah yang kemudian dapat menyebabkan gejala depresi."
Namun, bukan berarti tidak boleh mengkonsumsi nasi, Anda tetap boleh mengkonsumsi nasi dalam takaran dan porsi yang sewajarnya.
Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari