Kenikmatan Rasa Umami yang Aman Dikonsumsi

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 12 Oktober 2018 20:53
Kenikmatan Rasa Umami yang Aman Dikonsumsi
Umami merupakan rasa dasar yang lebih dikenal dengan istilah gurih.

Dream - Berdiri sejak 1969 di Indonesia, produsen pertama MSG (Monosodium Glutamat) Ajinomoto sangat antusias dalam menyebarkan kelezatan rasa umami dalam dunia kuliner.

Melalui riset selama beberapa dekade, umami ditetapkan sebagai rasa dasar ke lima bersama dengan rasa manis, asam, asin dan pahit, yaitu gurih.

Pada Jumat 12 Oktober 2018, Ajinomoto bersama Dream.co.id menggelar blogger gathering di Kapulaga Indonesian Bistro, Bandung, untuk memberikan segala informasi, pemahaman, serta peranannya dalam kuliner di Indonesia.

" Acara ini rutin kami adakan dalam beberapa tahun ini dengan harapan para blogger mampu menyebarluaskan informasi bermanfaat yang didapat hari ini kepada para followers dan pembacanya," ujar M Fachrurozy, Manager Public Relation Department, dalam pembukaan acara bertajuk 'Eat Well, Live Well with Umami'.

 Eat Well, Live Well with Umami

Melalui acara itu pula, PT Ajinomoto Indonesia menampik isu generasi mecin yang bernada negatif. Mereka menjelaskan bahwa produk-produk yang dihasilkan telah teruji secara klinis dengan mutu tinggi, terjaga keamanannya dan halal, sehingga masyarakat Indonesia dapat menyantap setiap masakan tanpa rasa khawatir.

Pernyataan itu pun didukung secara ilmiah yang disampaikan Prof Purwiyatno Hariyadi selaku Ahli Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

" Umami sendiri berasal dari sumber-sumber alami seperti glutamat, inosinat, dan guanilat, yang diproses melalui inovasi teknologi fermentasi," jelas dia.

MSG, kata dia, sekarang umumnya diproduksi menggunakan bahan-bahan baku seperti tetes tebu, sagu, beras, jagung yang kaya glukosa.

" Sebenarnya isu 'generasi mecin' itu cuma permainan yang disinyalir dari oknum-oknum saja, jika kita menggunakan MSG dengan takaran yang sesuai kebutuhan, MSG tak dapat merugikan tubuh, kok," tegas pria berkacamata ini.

1 dari 2 halaman

Tak Perlu Khawatir

Tak pandang usia, Sahabat Dream tak perlu khawatir untuk memberikan MSG pada si kecil. Pengalaman ini juga rupanya pernah dialami influencer hijab asal Bandung, Dhatu Rembulan.

" Saat mpasi --makanan pendamping ASI-- anak pertamaku, dia sempat 'ogah' makan, aku mikir apa karena aku tidak menambahkan sensasi umami kali ya di dalam makanannya, setelah aku tambahkan secukupnya ternyata anakku jadi semangat makan," katanya.

 Eat Well, Live Well with Umami

" Waktu itu aku tambahkan umami ke kentang dan buncis sebagai menu mpasi anakku," tambah Dhatu.

" Alhamdulillah anak-anakku sampai saat ini sehat waalfiat, menurutku yang salah bukan MSG-nya tapi bisa jadi dari bahan-bahan lain yang digunkan, misalnya sayur tidak segar atau makanan 'angetan' gitu," curhat ibu dua anak sekaligus istri dari Tria 'The Changcuters' ini.

 Eat Well, Live Well with Umami

Disebut sebagai bahan tambahan pangan, M Fachrurozy menegaskan kalau MSG itu bisa Sahabat Dream gunakan tanpa harus mengukur takaran yang mau dikonsumsi.

" Namanya juga bahan tambahan pangan, jadi tambahlah sesuai dengan kebutuhan," katanya.

2 dari 2 halaman

Intip Keseruannya!

Acara yang diikuti 30 blogger ini makin meriah dengan kehadiran Chef Deny Gumilang yang merupakan jebolan Masterchef Indonesia ke-4.

Chef Deny memberikan demo masak Bakmi Kocok Bandung dan Steak Ayam Sambal Matah. Antusias para blogger pun terlihat ketika mereka 'kepo' dan nekat keluar dari tempat duduknya denga menghampiri Chef Deny di area demo masak.

 Chef Deny Gumilang

Di akhir acara, Chef Deny memberi tantangan pada semua blogger yang hadir untuk melakukan Umami Platting lewat menu Chicken Mialnase Valdostana.

Tiga pemenang dari sesi ini mendapatkan hadiah perlengkapan makan dengan nilai jutaan rupiah.

Juara satu: Rp2,9 juta
Juara dua: Rp2.6 juta
Juara tiga: Rp2.4 juta

 Demia Kamil

Demia Kamil, sebagai juara pertama Umami Platting ini menyampaikan rasa bahagianya telah mengikuti acara ini secara keseluruhan.

" Aku memang pengguna msg pada dasarnya karena makanan tanpa msg tuh kurang 'sedep' rasanya. Meski sempat dilanda ketakutan dengan isu bahaya msg, tapi setelah mengikuti acara ini dan mendengar Prof Purwiyatno menjelaskan seluk beluk msg, aku nggak khawatir lagi dalam menggunakan msg," kata Demia.

" Profesor sekelas Prof Purwiyatno yang mengikuti event World UMAMI Forum di Amerika saja bilang nggak bahaya, masa kita perlu takut sih, he he he," ujarnya menutup acara.

Beri Komentar
Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival