Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Floyd Mayweather Jr (Antara/Reuters/Steve Marcus)
Dream - Kemenangan Floyd Mayweather atas Manny Pacquiao dalam gelaran tinju termahal dalam sejarah di MGM Grand Arena, Las Vegas disambut kekecewaan oleh banyak pihak.
Salah satunya adalah legenda tinju dunia Amerika Serikat kelahiran Meksiko, Oscar De La Hoya. Petinju yang sudah pensiun pada 2009 ini melemparkan kritik terhadap gaya bertinju Mayweather.
Seperti diketahui, juri memenangkan Mayweather dengan angka mutlak saat mengalahkan Pacquiao, petinju yang dianggap pahlawan di Filipina.
Mayweather mampu meredam Pacquiao di MGM Grand Arena pada Sabtu malam lalu dan demikian, ia telah mempertahankan rekor tak terkalahkan sebanyak 48 kali.
Namun De La Hoya mengaku kecewa dengan taktik yang dipakai oleh juara dunia kelas berat lima kali itu saat mengalahkan Pacquiao.
"Terserah saya dibilang kuno, tapi saya lebih suka memberi pertarungan yang penuh aksi agar sepadan dengan yang sudah dibayar oleh penonton," kata petinju berjuluk Golden Boy itu kepada BBC Sport dikutip Dream, Senin 4 Mei 2015.
"Saya tidak suka gaya bermain tinju yang hanya lari-lari saja. Rasa-rasanya saya ingin melompat dari kursi melihat dia bertarung."
Namun, ayah Mayweather, Floyd Mayweather Sr menolak semua kritik terkait strategi yang digunakan anaknya untuk mengalahkan Pacquiao. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari