Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Shutterstock
Dream - Pemerintah meluncurkan program Rendang Goes to Europe yang telah launching di Bali, bukan Sumatera Barat, yang merupakan daerah asal kuliner tersebut.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) mengungkapkan alasan dipilihnya Kota Bali. Menurutnya Bali adalah representasi pariwisata dunia dari Indonesia.
“ Kami memilih Bali sebagai venue karena bali adalah pusat pariwisata dunia. Di mana nanti World Tourism Day dan juga G-20 akan dilangsungkan,” ungkapnya dalam Weekly Press Briefing virtual pada Senin, 28 Maret 2022.
Sandi menambahkan, hal tersebut juga sudah disampaikan kepada rekan di Sumatera Barat
“ Langsung saya sampaikan berita baik ini ke rekan-rekan di Sumatera Barat, agar ikut memastikan rantai pasok bumbu santan dan kelengkapan lainnya bisa memberdayakan UMKM. Sebagai bagian dari kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja,” lanjutnya.
Rendang Goes to Europe yang merupakan bagian dari Indonesia Spice Up The World telah dilaunching pada Kamis, 26 Maret 2022.
Kuliner yang masuk ke dalam 50 makanan terenak di dunia tahun 2021 itu mendapatkan eskpor rempah senilai USD 2 miliar.
“ Nanti melibatkan 4000 restoran di Indonesia, Diaspora, dengan total ekspor bumbu dan rempah sebesar USD 2 miliar, sampai 2024 mendatang,” kata Sandiaga Uno.
Sandiaga juga mengatakan, tanda tangan kerja sama dengan Bella Limited telah disepakati senilai USD 3 juta. Dia berharap kerja sama tersebut bukan sekadar skema kerja sama yang menguntungkan dua belah pihak.
Tapi ada juga pemberian teknikal, pengelolaan seasoning bumbu rempah olahan yang melibatkan Chef William Wongso dan pelaku ekonomi kreatif di seluruh indonesia, termasuk sumatera barat.
“ Untuk itu kita lakukan suatu kerja sama kolaborasi yang komprehensif selain dengan KBRI dan Bella, juga kita akan melengkapi dengan sertifikasi halal, serta kapasitas produksi per bulan mencapai 600 ton,” tutur Sandiaga Uno.
“ Saya menyambut antusiasme yang tinggi ini, mudah-mudahan langkah rendang goes to europe bisa digaungkan dan menjadi bagian dari kesuksesan Indonesia Space Up The World,” tutup Sandiaga.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan