Saat Diperiksa Polisi, Amien Rais Ditantang Bawa Nasi Jamblang

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 11 Oktober 2018 06:11
Saat Diperiksa Polisi, Amien Rais Ditantang Bawa Nasi Jamblang
Tensi menunjukkan, Amien masih diperbolehkan makan sate dan tongseng.

Dream - Politisi senior, Amien Rais telah selesai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Setelah itu, Amien menceritakan suasana saat diperiksa penyidik.

" Saya merasa dihormati, dimuliakan oleh para penyidik. Jadi betul-betul suasana akrab penuh tawa dan lain-lain," kata Amien di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.

Memasuki waktu jam makan siang, Amien kemudian disuguhi gudeg ditambah ayam kampung. Dia bahkan ditantang membawa nasi jamblang oleh polisi.

" Juga masih ada, nasi timbel. Tapi kalau terlalu banyak tidak bagus ya," ucap dia.

Seletah makan, Mantan Ketua MPR ini juga menyempatkan diri untuk memeriksa tensi darahnya.

" Setelah makan, ada dokter lewat, eh pak dokter dilapori, Pak ukur Pak tensi saya, berapa? 120-80, jadi sehat walafiat, boleh makan tongseng dan sate," ujar dia.

Dalam pemeriksaan itu, Amien mengaku diberi 30 pertanyaan penyidik. Dia mengatakan, penyidik sangat baik dalam memberikan pertanyaan, fokus dan tidak berulang dan tidak ada pertanyaan menjebak.

" Memang ini enam jam tapi sebetulnya, yang separuh itu untuk makan, sholat dan ngobrol kesana kemari. Jadi itu demikian smooth, bagus dan pertanyaannya itu straight," ujar dia.

1 dari 1 halaman

Amien Rais Sebut Pemanggilannya Janggal, Ini Kata Polisi

Dream - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, menegaskan pemanggilan terhadap politisi senior Amien Rais sudah berjalan sesuai prosedur.

Menurut dia, sudah ada laporan polisi yang menjerat nama Amien Rais. 

" Tanggal 2 (Oktober 2018) sudah naik ke penyidikan, sudah ada laporan polisi. Jadi dasarnya jangan penangkapan Bu Ratna Sarumpaet. Tanggal 2 itu muncul LP (Laporan Polisi)," kata Argo di Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018.

Argo juga menyatakan pemanggilan terhadap Amien tidak berkaitan sudah sesuai dengan prosedur. Dia kembali menegaskan pemanggilan Amien dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan.

" Sudah (sesuai prosedur) melalui penyelidikan, kemudian muncul laporan polisi," ucap dia.

Sebelumnya, Amien menyatakan ada kejanggalan dalam proses pemanggilannya terkait kasus Ratna Sarumpaet.

Amien menyebut dalam surat pemanggilan tercantum jadwal pemeriksaan yaitu pada 2 Oktober, sementara Ratna Sarumpaet baru ditangkap pada 4 Oktober. 

" Ini sangat amat janggal sekali," kata Amien.(Sah)

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham