Waduh, Korea Selatan Ternyata Sedang Krisis Kimchi

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 26 Oktober 2020 08:12
Waduh, Korea Selatan Ternyata Sedang Krisis Kimchi
Kondisi ini sampai disebut sebagai bencana kuliner musim gugur ini.

Dream - Warga Korea Selatan dan kimchi tak bisa dipisahkan. Menu sayuran fermentasi dengan cita rasa asam dan sedikit pedas ini wajib ada di tiap rumah tangga. Tak ada lauk tak masalah, asalkan ada kimchi dan nasi.

Bahan utama untuk membuat kimchi adalah kubis, sawi dan berbagai sayuran lainnya. Sayuran tersebut dicampur dengan bumbu, seperti kecap ikan, bawang putih, jahe, udang, dan bubuk cabai merah lalu didiamkan selama beberapa hari.

Rupanya, cuaca ekstrem menyebabkan harga kubis di Korea Selatan meroket. Belum lagi banjirnya permintaan karena orang-orang mempersiapkan tradisi fermentasi tahunan. Kondisi ini sampai disebut sebagai bencana kuliner musim gugur ini.

 

1 dari 5 halaman

Cuaca ekstrem menyapu bersih kubis, menciptakan kekurangan besar-besaran tepat sebelum musim gimjang-periode pembuatan kimchi tahunan di negara itu, seperti dilansir dari FoodandWine. Musim hujan terlama serta tiga topan besar menyebabkan banjir pada Agustus dan September 2020, merusak tanaman dan mengganggu pasokan kubis.

Ini 10 Manfaat Kimchi bagi Kesehatan© MEN

Bulan lalu, Statistik Korea mengatakan harga makanan segar negara itu naik 22 persen ke level tertinggi sejak awal 2011. Diperkirakan harga kubis akan tetap tinggi bulan ini. Harga naik rata-rata sekitar delapan persen dari tahun sebelumnya, menurut Institut Ekonomi Pedesaan Korea.

 

2 dari 5 halaman

Bukan hanya rumah tangga yang menderita, Daesang Corp., produsen kimchi top Korea Selatan, mengatakan telah menghentikan sementara penjualan online karena kekurangan kubis. CJ CheilJedang Corp., perusahaan makanan besar lainnya, mengatakan sedang mencari pasokan alternatif untuk memenuhi permintaan yang sangat tinggi tahun ini karena lebih banyak orang makan di rumah karena pandemi virus corona.

Kimchi Disebut Bisa Cegah Penularan Covid-19, Benarkah?© MEN

" Kubis khususnya sangat sensitif terhadap perubahan iklim dan segala jenis cuaca ekstrem, karena akan merusak hasilnya," kata Kim Dajung, seorang peneliti di Institut Ekonomi Pedesaan Korea, dikutip dari Time.

Ketidakpastian harga akan terus berlanjut hingga musim gimjang dimulai pada pertengahan November. Kekurangan kimchi yang terjadi akan mereda bila cuaca membaik. Dengan begitu, harga kubis akan menurun. Pembelian sayuran dan produksi kimchi diperkirakan akan stabil bulan depan.

Laporan Komarudin/ Sumber: Liputan6.com

3 dari 5 halaman

Bakteri Kimchi, Kunci Kenikmatan Hidangan Khas Negeri Ginseng

Dream - Kimchi merupakan makanan tradisonal Korea, yang terbuat dari sayuran segar dengan bumbu pedas dan difermentasikan. Hidangan khas negeri ginseng ini begitu populer di seluruh dunia.

Sajian kimchi wajib ada, baik saat sarapan, makan siang maupun makan malam. Rasanya begitu kuat, perpaduan antara rasa manis, asam dan pedas. Aromanya juga begitu khas makanan fermentasi.

Bakteri Kimchi, Kunci Kenikmatan Hidangan Khas Negeri Ginseng© MEN

Biasanya kimchi dijadikan banchan, atau hidangan pendamping hidangan utama. Bisa juga dijadikan campuran untuk ramyun atau mi instan korea atau nasi goreng untuk penguat rasa.

Tak sekadar memperkaya rasa hidangan, kimchi juga menyimpan manfaat kesehatan yang begitu besar, terutama pada pencernaan. The World Institute of Kimchi (WiKim) mengungkap bahwa mereka telah menemukan sumber asal bakteri asam laktat yang muncul dalam fermentasi kimchi.

 

4 dari 5 halaman

Sumber Bakteri Kimchi

Bakteri itu berasal dari kubis dan bawang putih yang digunakan untuk membuat kimchi. Tim yang terlibat dalam penelitian ini, mengamati karakteristik proses fermentasi tergantung pada strain bakteri asam laktat dalam hidangan sayuran, seperti kubis, bawang putih, jahe, dan bubuk cabai khas Korea (gochugaru).

Ini 10 Manfaat Kimchi bagi Kesehatan© MEN

Bakteri asam laktat menghasilkan metabolit tergantung pada bahan dan suhu penyimpanan. Metabolit ini bertanggung jawab untuk menghasilkan rasa unik dari kimchi. Faktanya, mengendalikan dan mengatur proses fermentasi yang rumit dengan mikroorganisme yang ada di kimchi masih menjadi misteri di dunia sains.

 

5 dari 5 halaman

4 Bahan Utama

Grup Penelitian Mikrobiologi dan Fungsionalitas WiKim yang dipimpin oleh Dr. Roh, Seong Woon, menelusuri sumber asal bakteri asam laktat yang secara langsung berdampak pada fermentasi kimchi. Tim peneliti melakukan analisis setelah mensterilkan empat bahan utama kimchi - kubis, bawang putih, jahe dan gochugaru.

Kimchi© Unsplash

" Kami telah berhasil menemukan alasan ilmiah untuk fermentasi kimchi dengan melacak sumber asal bakteri asam laktat yang terlibat dalam fermentasi. Ini pasti akan memberi kita kesempatan untuk memperkuat status Korea Selatan sebagai asal kimchi," kata Direktur Pelaksana WiKim Dr. Choi, Hak-Jong.

Beri Komentar