1 Persen Harta Capres & Cawapres Bisa Bantu 18.798 Siswa Papua

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 15 April 2019 18:45
1 Persen Harta Capres & Cawapres Bisa Bantu 18.798 Siswa Papua
Kekayaan ini bisa mendukung infrastruktur yang dibutuhkan oleh pelajar di sana.

Dream – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tinggal dua hari lagi. Dua pasangan calon siap tempur di pesta demokrasi lima tahunan ini.

Setiap kompetisi, pasti ada yang menang, ada pula yang kalah. Meski ada yang tak terpilih sebagai presiden dan wakil, mereka tetap bisa berkontribusi untuk rakyat, misalnya membantu pendidikan di Papua.

Dikutip dari keterangan tertulis iPrice, Senin 15 April 2019, pendidikan masih jadi salah satu polemik besar di wilayah Indonesia bagian timur, terutama Papua. Akses pada sekolah beserta beragam fasilitas penunjang belum secukup provinsi-provinsi lain.

Kesulitan ini memicu terjadinya sejumlah masalah baru seperti tak bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau yang terburuk, putus sekolah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat bahwa Papua merupakan provinsi dengan angka putus sekolah SMP tertinggi di Indonesia timur dalam tiga tahun ajaran belakang.

Kalau para capres dan cawapres ini rela “ menyedekahkan” satu persen harta yang dimiliki untuk dibelikan laptop belajar, mereka dapat langsung memperbaiki kondisi pendidikan di Papua.

1 dari 3 halaman

Berapa Banyak Laptop yang Bisa Didapat dari 1 Persen Kekayaan Capres dan Cawapres?

Menurut data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masing-masing calon memiliki kekayaan miliaran rupiah, bahkan ada yang triliunan rupiah.

Harta Joko Widodo (Jokowi) senilai Rp50.248.349.788, Prabowo Subianto Rp1.952.013.493.659, Ma’ruf Amin Rp11.645.550.894, dan Sandiaga Uno Rp5.099.960.524.965.

Dengan hanya satu persen dari keseluruhan harta kekayaannya, Jokowi bisa menyumbang Rp502.483.498. Jika satu laptop untuk belajar punya rataan harga Rp3.784.333, eks wali kota Solo ini punya persediaan 133 laptop untuk pelajar di Papua.

Sedangkan satu persen kekayaan Ma’ruf Amin dapat membelanjakan 31 unit laptop dengan total biaya Rp116.455.508.

2 dari 3 halaman

Prabowo dan Sandiaga

Satu persen dari kekayaan Prabowo Subianto sama dengan Rp19.520.134.936. Jika dibelanjakan untuk laptop sekolah, Prabowo bisa mendapatkan 5.158 unit laptop.

Sementara Sandiaga Uno, dapat membeli 13.477 unit laptop untuk keperluan belajar dari anggaran satu persen kekayaannya, yakni Rp50.999.605.249.

Total laptop berspesifikasi memadai untuk belajar yang bisa didapat dari sejumput harta capres dan cawapres adalah 18.798 unit laptop.

3 dari 3 halaman

15 Persen Siswa SMP di Papua Bisa Ikuti UN Tanpa Kendala Fasilitas

Infrastruktur masih jadi halangan untuk menikmati layanan pendidikan yang layak di Papua, khususnya ketika pelaksanaan ujian akhir dan ujian nasional. Padahal berdasarkan statistik Kemendikbud, Papua memiliki jumlah siswa SMP aktif terbanyak di regional Indonesia Timur.

Ada 126.477 orang pelajar SMP di penjuru provinsi tersebut. Namun, angka putus sekolah SMP tertinggi dalam regional ini juga ada di Papua.

Pemenuhan kebutuhan sekolah dapat menjadi salah satu cara agar angka putus sekolah tidak bertambah. Laptop adalah kebutuhan sekolah yang substansial di masa kini.

Selain dapat mempermudah pembelajaran sehari-hari, keberadaan laptop juga krusial untuk memperlancar kegiatan ujian nasional yang kini sudah dikomputerisasi.

Dan dengan sepersen kekayaan keempat kandidat, 18.798 pelajar SMP di Papua bisa mendapat fasilitas laptop untuk belajar, alias 15% dari keseluruhan pelajar.

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida