Ilustrasi Wawancara Kerja. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sangat mudah untuk memberi tahu teman tentang cara bernegosiasi gaji ketika mendapatkan panggilan kerja. Tapi, bagaimana kalau masalah negosiasi terjadi pada Anda?
Tentunya pemikiran “ jangan lakukan apa pun yang merusak negosiasi”. Ketika meminta sahabat Anda untuk menarik napas dalam-dalam dan santai, itu reaksi yang turut Anda ketika melakukan negosiasi gaji.
Ya, negosiasi gaji ini memang wajar dilakukan selama wawancara kerja berlangsung dan perusahaan pemberi kerja mengharapkan ada negosiasi gaji selama wawancara berlangsung. Menurut Salary.com, 84 persen perusahaan mengharapkan pelamar kerja menegosiasikan gaji selama wawancara kerja berlangsung.
Tapi, tahukah Anda kalau perusahaan juga sama cemasnya dengan pelamar kerja ketika wawancara kerja. Manajer pewawancara kerja khawatir kandidat tidak menerima penawaran yang diberikan perusahaan. Mereka juga cemas kehilangan kandidat potensial yang dipilih.
Penasaran apa yang dicemaskan oleh pewawancara selama negosiasi gaji berlangsung?
Dilansir dari themuse.com, Selasa 9 Mei 2017, ada dua hal yang dipikirkan oleh HRD ketika melakukan negosiasi gaji.
Pertama, adalah pewawancara berharap perusahaan bisa membayar kandidat terpilih ketika telah terpilih. Biasanya perusahaan menawarkan gaji yang sedikit lebih banyak ketika kandidat bernegosiasikan gaji. Diam-diam mereka juga cemas dan menunggu kandidat terpilih menerima penawaran pekerjaan.
Perusahaan dan pemberi kerja khawatir target mereka akan diambil oleh perusahaan lain, terutama kompetitor yang menawarkan gaji yang lebih tinggi.
Kedua, perusahaan cemas saat mengetahui seorang kandidat incaran, mendapatkan banyak penawaran pekerjaan. Kecemasan ini memberikan keuntungan bagi pelamar kerja—yang mendapatkan penawaran kerja lebih dari satu perusahan, untuk menjual mahal diri di depan perushaan yang bersangkutan.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama