Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kantin Halal Di Sekolah Bisa Diciptakan. (Foto: Halalmui.org)
Dream – Di sekolah, ada satu tempat yang lazim ditemui para siswa saat perut keroncongan yaitu kantin. Di kantin ini beragam makanan dan minuman yang dijual untuk warga sekolah, seperti nasi, mie, dan es teh manis.
Kantin sekolah biasanya diwajibkan menyajikan makanan dan minuman yang higienis dan bersih. Menciptakan kantin halal di sekolah pun juga bisa dilakukan agar makanan dan minuman yang higienis dan sehat tetap terjaga.
Lalu, bagaimana caranya membuat kantin halal?
Dilansir dari laman Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), halalmui.org, Selasa 13 Desember 2016, Wakil LPPOM MUI, Osmena Gunawan, mengatakan ada lima cara menghadirkan kantin halal di sekolah.
“Pertama, kebijakan halal yang memuat komitmen penjual untuk hanya menyediakan produk atau menu halal,” kata Osmena dalam acara lokakarya“Melalui Kantin Sekolah Sehat, Kita Bentuk Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing” di Bogor, Jawa Barat.
Kedua, kata dia, pengelola kantin dan penjual makanan dan minuman di kantin harus jujur. Ketiga, bahan makanan dan minuman yang digunakan adalah bahan-bahan yang halal. Keempat, bahan-bahan yang digunakan itu sudah tercatat dan mudah ditelusuri.
“Yang terakhir, fasilitas untuk mengolah dan menyediakan produk atau menu, jauh dari najis,” kata Osmena.
Sekadar informasi, acara workshop tersebut, ada 180 orang peserta yang hadir. Peserta ini terdiri atas perwakilan sekolah Kota/Kabupaten Bogor, dan ibu-ibu penggerak PKK Kota Bogor.
Ketua Dinas Ketahanan Pangan Kota Bogor, Firdaus, mengatakan kegiatan ini digelar supaya masyarakat mengetahui cara menyiakan makanan dengan kondisi kantin yang higenis. Dengan peningkatan mutu, mereka berharap para siswa menjadi sehat, cerdas, pintar, dan berakhlak mulia.
“Mengkonsumsi makanan yang halal dan thoyib akan mencerdaskan anak bangsa, memiliki akhakul karimah, dan akan memberikan kesehatan untuk tubuh,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia