7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Adrian Maulana (Dream/Idho Rahaldi)
Dream - Setelah hampir 11 tahun berkecimpung di dunia pasar modal, seleb yang juga presenter Adrian Maulana mantap berinvestasi di pasar modal. Terlebih dengan pengetahuan agama yang semakin matang membuatnya tergerak untuk berpindah ke pasar modal syariah.
Sedangkan untuk portofolio pasar modal, hingga saat ini Adrian telah mengalokasikan 30 persen asetnya ke arah saham dan campuran. Tetapi dia tetap menyarankan agar para investor memiliki simpanan yang lebih besar dalam bentuk tunai sebagai amunisi dalam keadaan darurat.
" Apabila keadaan ini tidak sesuai dengan kenyataan. Kita tinggal mengalokasikan saja kemana tidak hanya ke pasar modal, tapi bisa ke properti dan bisnis lainnya," papar Adrian saat dijumpai di kawasan SCBD Jakarta Selatan, kemarin.
Ketertarikan Adrian ke dunia pasar modal didasarkan pada keyakinanan yang cukup kuat instrumen pasar modal adalah bentuk investasi yang terbaik. Meskipun dalam pelaksanaannya dibutuhkan waktu dan usaha yang cukup keras.
" Jangan sampai kita membeli dan berinvestasi yang kita tidak tahu. Banyak bertanya sebelum terjun langsung sebagai investor. Bedakan dengan trader yang memang kerjanya jual beli," ungkapnya melanjutkan.
Lebih jauh ia menyarankan agar setiap investor melakukan riset mendalam terhadap profil setiap emiten. Mempelajari pertumbuhan emiten dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Serta besarnya pembagian deviden kepada setiap investor.
Adrian mengibaratkan berinvestasi seperti mencari jodoh yang tak bisa sembarang memilih. Bahkan harus dipertimbangkan dengan matang bibit, bebet dan bobot setiap calon yang akan dipinang. Termasuk menghindari sifat gegabah yang mengingikan kekayaan dalam waktu instan.
" Jangan lupa berdoa dan memilih sesuai dengan syariat Islam Insya Allah selamat dunia akhirat," kata Adrian. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?