7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Logo Halal Malaysia (www.theguardian.com)
Dream - Malaysia menjadi negara yang getol mempromosikan produk halal ke pasar dunia. Dan lihat saja, nilai ekspor produk halal negeri jiran itu melesat. Naik dari tahun ke tahun.
Menteri Perdagangan Antarabangsa dan Industri Malaysia, Datuk Seri Mustapa Mohamed, mengatakan, nilai ekspor produk halal mereka meningkat RM 4 miliar hingga RM 5 miliar, atau setara dengan Rp 13,5 triliun hingga Rp 16,9 triliun.
Tahun 2015, nilai keseluruhan ekspor produk halal Malaysia mencapai RM 39 miliar, atau setara Rp 132 triliun. Naik dari tahun sebelumnya, yang berjumlah RM 35 miliar, dan tahun 2011 yang mencapai RM 24 miliar.
“ Pasar ekspor utama bagi produk halal selama ini ialah China, Singapura, Amerika Syarikat, Indonesia, Jepun dan Thailand,” kata Mustapa, dikutip Dream dari Bernama, Jumat, 1 April 2015.
Sejak Selasa lalu, badan pembangunan perdagangan luar negeri Malaysia menggelar agenda yang melibatkan 391 pelanggan asing dengan 600 perusahaan yang terdaftar di Malaysia.
“ Jumlah pembeli 27 persen lebih tinggi dibanding tahun lalu dan perdagangan awal tercatat bernilai hampir RM 480 juta [Rp 1,6 triliun] dari ebrbagai produk termasuk makanan, minuman, dan kosmetik,” kata Mustapa.
Dia menambahkan, digabungkan dengan Pameran Halal Internasional Malaysia (MIHAS), INSP menjadi tempat pertemuan tahunan penting bagi pemain halal luar negeri.
Sebanyak 89 perusahaan dari ASEAN dan 78 perusahaan dari Negara Kerjasama Islam (OKI) ikut dalam MIHAS tahun ini. Bulgaria dan Rumania juga ikut untuk pertama kalinya.
Minggu Halal Dunia diadakan dari 28 Maret hingga 2 April 2016, di Pusat Konvensyen Kuala Lumpur.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?