Agenda Utama INALUM Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Pertama

Reporter : Ayu Siti Rachma
Senin, 16 April 2018 17:15
Agenda Utama INALUM Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Pertama
INALUM telah menjadi Induk pada 27 November 2017 lalu yang beranggotakan PT Antam Tbk dan 9,36% saham PT Freeport Indonesia.

Dream - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertama sebagai induk holding industri pertambangan. Sebagaimana diketahui, INALUM telah menjadi Induk pada 27 November 2017 lalu yang beranggotakan PT Antam Tbk dan 9,36% saham PT Freeport Indonesia.

Pembentukan Holding Industri Pertambangan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan pendanaan, pengelolaan sumber daya alam mineral dan batubara, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal, serta efisiensi biaya dari sinergi yang dilakukan. Selanjutnya, INALUM sebagai induk Holding memiliki tugas strategis untuk mengambil alih divestasi saham PT Freeport Indonesia, mendorong hilirisasi tambang dan hingga akhirnya memiliki size sebagai salah satu perusahaan yang tercatat dalam 500 Fortune Global Company.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Pertama yang diselenggarakan pada 11 April 2018 lalu, terdapat dua agenda yang dilakukan. Pertama, beberapa perubahan terkait anggaran dasar. Kedua, perubahan susunan pengurus Perseroan.

Berikut adalah Berikut adalah susunan pengurus Perseroan per 11 April 2018:

Susunan Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama : Fajar Harry Sampurno
2. Komisaris : Agus Tjahajana Wirakusumah
3. Komisaris : Purbaya Yudhi Sadewa
4. Komisaris : Muhammad Munir

Susunan Direksi
1. Direktur Utama : Budi Gunadi Sadikin
2. Direktur Keuangan : Orias Petrus Moedak
3. Direktur Layanan Strategis : Ogi Prastomiyono
4. Direktur Pengembangan Bisnis (merangkap Direktur Pelaksana) : Oggy Achmad Kosasih
5. Direktur Produksi : Sahala Hasoloan Sijabat
6. Direktur Umum dan Human Capital : Carry Mumbunan

Beberapa wajah baru yang mengisi perubahan atau penambahan posisi adalah Fajar Harry Sampurno Sebagai Komisaris Utama, Muhammad Munir Sebagai Komisaris, Orias Petrus Moedak Sebagai Direktur Keuangan dan Ogi Prastomiyono Sebagai Direktur Layanan Strategis. Dengan adanya perubahan ini diharapkan bisa mempercepat proses sinergi dari masing-masing Perusahaan Holding Industri Pertambangan.

Sinergi antar anggota holding juga terus digalakkan untuk mendorong hilirisasi tambang. Mulai dari pelaksanaan PLTU Mulut Tambang INALUM (kerjasama INALUM – Bukit Asam), PLTU Mempawah (kerjasama INALUM – Antam – Bukit Asam), PLTU/PLTG Halmahera Timur (kerjasama Antam – Bukit Asam), Smelter Logam Mulia (kerjasama INALUM – Antam) serta Smelter Tembaga (kerjasama INALUM – Freeport).

Dengan kemampuan finansial dan kinerja keuangan yang mengkilap di tahun 2017, diharapkan INALUM mampu merealisasikan proyek-proyek tersebut sesuai target yang ditetapkan.

Beri Komentar