Ilustrasi
Dream - Kerajaan Arab Saudi membantah menetapkan biaya umroh untuk para ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi. Bantahan itu sekaligus mengonfirmasi informasi pekerja asing di negaranya dikenakan biaya umroh yang beredar di media sosial akhir pekan lalu.
Dilaporkan Gulf News, Sekretaris Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi Abdul Aziz Wazzan mengatakan laporan itu tak memiliki kredibilitas.
" Ini hanya tuduhan dan tidak ada rencana untuk mengenakan biaya," kata Wazzan.
" Tidak ada penyelidikan yang dilakukan mengenai masalah ini."
Pejabat kementerian tersebut mengesampingkan penyebarkan hoaks tersebut.
" Semua yang terjadi di dunia maya akan direspon oleh kementerian, jika tidak benar kami akan mengatakannya demikian," ucap dia.
Sebelumnya, pada Agustus 2017, Arab Saudi sempat dikabarkan akan menarik biaya 2.000 riyal, setara Rp7,3 juta, untuk orang asing yang pergi ke Arab Saudi untuk menjalankan umrah atau haji yang kedua kalinya.
Tetapi, biaya tersebut tidak dikenakan bagi mereka yang melakukan perjalanan untuk pertama kalinya.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9

7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak