Ilustrasi
Dream - Kerajaan Arab Saudi membantah menetapkan biaya umroh untuk para ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi. Bantahan itu sekaligus mengonfirmasi informasi pekerja asing di negaranya dikenakan biaya umroh yang beredar di media sosial akhir pekan lalu.
Dilaporkan Gulf News, Sekretaris Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi Abdul Aziz Wazzan mengatakan laporan itu tak memiliki kredibilitas.
" Ini hanya tuduhan dan tidak ada rencana untuk mengenakan biaya," kata Wazzan.
" Tidak ada penyelidikan yang dilakukan mengenai masalah ini."
Pejabat kementerian tersebut mengesampingkan penyebarkan hoaks tersebut.
" Semua yang terjadi di dunia maya akan direspon oleh kementerian, jika tidak benar kami akan mengatakannya demikian," ucap dia.
Sebelumnya, pada Agustus 2017, Arab Saudi sempat dikabarkan akan menarik biaya 2.000 riyal, setara Rp7,3 juta, untuk orang asing yang pergi ke Arab Saudi untuk menjalankan umrah atau haji yang kedua kalinya.
Tetapi, biaya tersebut tidak dikenakan bagi mereka yang melakukan perjalanan untuk pertama kalinya.
(Sah)
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%