Arab Saudi Larang Warga dan Jamaah Beli Zamzam Tanpa Paspor

Reporter : Ramdania
Senin, 20 April 2015 08:00
Arab Saudi Larang Warga dan Jamaah Beli Zamzam Tanpa Paspor
Cegah peredaran air zamzam ilegal, pemerintah Arab Saudi berlakukan aturan pembelian zamzam dengan passport.

Dream - Air Zamzam memiliki tempat khusus di hati umat Islam sebagai sesuatu yang dihormati dan unik. Setiap tahun jutaan jamaah melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk umrah dan haji dari luar dan dalam negeri. Mereka selalu mencari air Zamzam sebagai oleh-oleh untuk keluarga.

Namun kadang-kadang para jamaah dan mereka yang tinggal di Saudi sendiri sering ditipu oleh penjual ilegal yang memasarkan Zamzam palsu setelah mencampurnya dengan air biasa dan menjualnya dengan harga lebih mahal.

Untuk menghentikan aktivitas ilegal ini, Perusahaan Air Nasional, di bawah Proyek Raja Abdullah untuk Zamzam, mulai memasok Zamzam kemasan yang disegel di bandara sehingga jamaah bisa mmbelinya secara aman tanpa takut tertipu dengan ketentuan maksimal pembelian lima liter dengan harga 9 riyal.

Seperti dikutip dari Arab News, Sabtu, 17 April 2015, wisatawan dan jamaah dapat membeli air di bandara tetapi mereka harus menunjukkan paspor mereka untuk membeli air Zamzam dan hanya diperbolehkan satu botol per paspor.

Jamaah haji asal Jeddah Hasan Ahmed mengatakan kepada Arab News bahwa baru-baru ini polisi menggerebek sebuah pabrik di Mekah yang digunakan untuk memproduksi Zamzam palsu.

Setelah membaca berita tentang air Zamzam palsu di media sosial, Ahmed memutuskan untuk membeli botol Zamzam resmi di bandara.

" Aku pergi untuk membeli Zamam di bandara tapi kecewa karena orang di stan menolak untuk menjualnya kecuali aku menunjukkan paspor. Karena aku bukan wisatawan, aku tidak memiliki paspor," kata Ahmed.

Jamaah lainnya, Hafiz Abdulrhman, mengatakan ia bisa membawa air Zamzam dari Mekah tetapi maskapai tidak akan mengizinkan dia check-in karena kemasan air Zamzam yang dibawanya tidak tertutup atau dibungkus dalam kotak.

" Aku datang dari Riyadh tanpa membawa paspor. Dalam situasi seperti ini, aku tidak dapat mengambil Zamzam kembali saat mereka meminta paspor. Mengenai satu botol Zamzam per paspor - itu tidak adil. Sebelumnya, jamaah diizinkan membawa 10 liter dan sekarang mereka hanya boleh membawa lima liter. Banyak datang ke sini hanya sekali dalam hidup mereka," katanya.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak